Covid-19 di Australia Menggeliat Salip Korea Selatan

Sampai awal Juli 2020 laporan kasus harian Covid-19 Australia sedikit, namun jumlah kasus terus bertambah yang akhinya salip Korea Selatan
Pantai Bondi di Sydney, Australia, ditutup di masa pandemi Covid-19. (Foto: newscientist.com/REUTERS/Loren Elliott).

Oleh: Syaiful W. Harahap*

Ketika di beberapa negara pandemi virus corona baru (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) berkecamuk di Australia dan Selandia Baru kasus baru harian paling banyak 2 digit. Sampai 20 Maret 2020 jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Australia dilaporkan 928 dengan laporan harian 172. Tapi, hari ini, 26 Juli 2020, pukul 09.40 WIB, seperti dilaporkan situs independen, worldometer, jumlah kasus di Australia sebanyak 14.401 di peringkat ke-71 dunia. Sedangkan Korea Selatan (Korsel) melaporkan 14.150 kasus ada di peringkat ke-73. Dengan kondisi ini Australia salip Korsel dalam jumlah kasus.

Jumlah kasus harian paling banyak yang dilaporan Negeri Kangguru itu terjadi pada tanggal 22 Maret 2020 sebanyak 537. Beberapa hari jumlah kasus harian bertahan. Sejak 19 April 2020 kasus harian turun drastis bahkan beberapa hari tidak ada laporan kasus baru.

Sedangkan jumlah kasus pada 1 April 2020 dilaporkan 5.048. Laporan harian kecil bahkan beberapa hari tidak ada, tapi jumlah kasus terus bertambah. Pada 2 Juli 2020 jumlah kasus mencapai 8.001.

Mulai 24 Juni 2020 kasus harian terus bertambah. Pada tanggal ini kasus harian dilaporkan 29, tapi hari-hari berikutnya kasus harian terus bertambah. Kasus harian naik-turun dan capai puncak pada tanggal 22 Juli 2020 sebanyak 468.

Geliat pandemi Covid-19 di Australia akhirnya mencapai jumlah 14.401 pada 26 Juli 2020 dan melampaui jumlah kasus di Korsel. Sampai 26 Juli 2020 ada 72 negara yang menyalip Korsel dan semua negara itu terus merangkak ke ‘papan atas’ pandemi Covid-19 global.

Bahkan, beberapa negara yang menyalip Korsel secara mengejutkan melampaui China dan akhirnya berada di puncak pandemi Covid-19, seperti Brasil (peringkat-2), India (3), Afrika Selatan (5), dan 20 negara lain yang melaporkan kasus Covid-19 lebih dari 100.000.

Sementara itu Indonesia ada di peringkat ke-24 dunia dengan jumlah kasus 97.286 per 25 Juli 2020 pukul 12.00 WIB. Dengan jumlah kasus harian 1.000-an, maka dua hari ke depan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia akan menembus angka 100.000. Jika tidak ada langkah-langkah yang konkret dan sistematis bisa jadi Indonesia akan masuk ke puncak pandemi Covid-19 dunia. []

* Syaiful W. Harahap, Redaktur di Tagar.id

Berita terkait
Covid-19, Australia Tutup Perbatasan 2 Negara Bagian
Australia menutup perbatasan dua negara bagian terpadat, Victoria dan New South Wales, menyusul lonjakan kasus virus Covid-19 di Melbourne.
Australia Uji Coba Vaksin Covid-19 kepada Hewan
Para ilmuwan di Negeri Kangguru tersebut melakukan uji coba vaksin Covid-19 kepada hewan. Kabar itu tentu menggembirakan di tengah wabah corona.
0
Keruntuhan Besar-besaran Sistem Perbankan Afghanistan
PBB memperingatkan bahwa sistem keuangan Afghanistan runtuh dalam beberapa bulan ke depan