UNTUK INDONESIA
Cashback 50 Persen Ahok Belum Dipakai Ojol Semarang
Ojek online atau ojol Semarang banyak yang belum memanfaatkan promo cashback 50 persen dari Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama Ahok.
Poster promo cashback 50 persen dari Ahok. (Sumber: Tagar/Budi Utomo)

Semarang - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan, pihaknya memberikan promo cashback sebesar 50 persen khusus bagi ojol (ojek online). Namun, ojol Semarang banyak yang belum memanfaatkannya.

Dua hari setelah promo cashback pembelian BBM (bahan bakar minyak) non-subsidi di SPBU (stasiun pengisian bahan bakar untuk umum) Pertamina berlaku, ojol Semarang tidak begitu antusias memanfaatkannya. Meskipun begitu, mereka tetap mengapresiasi perhatian pemerintah.

Potongan (promo cashback 50 persen) masuk ke aplikasi. Otomatis kalau kita butuh uang, ya tidak bisa dipakai.

Promo yang menggunakan aplikasi MyPertamina tersebut sedikit banyak membuat ojol menimbang-nimbang sebelum menggunakannya. 

Baca juga: Hore, Ahok Bagi Cashback BBM Pertamina Buat Ojol

“Harus download dan top up aplikasi MyPertamina dulu. Android saya ini memory-nya sudah penuh untuk aplikasi ojol, jadi kalau diisi aplikasi lagi, takutnya lemot,” ujar Warto, 36 tahun, di Banyumanik kepada Tagar, Kamis, 16 April 2020.

Pengemudi Grab itu menambahkan untuk top up juga butuh uang minimal Rp 50.000. Padahal, saat sepi orderan dengan adanya wabah corona ini jangankan Rp 50.000, uang sebesar Rp 20.000 saja sulit didapat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Feri, 28 tahun, saat ditemui di Stasiun Poncol. “Potongan (promo cashback 50 persen) masuk ke aplikasi. Otomatis kalau kita butuh uang, ya tidak bisa dipakai,” ujar pengemudi GoJek tersebut. 

Ojol SemarangBeberapa ojol sedang menunggu order di Sukun, Semarang. (Sumber: Tagar/Budi Utomo)

Feri menuturkan, seandainya mekanismenya sederhana, contohnya hanya dengan menunjukan aplikasi ojol kita lalu mendapat potongan 50 persen saat membeli BBM non-subsidi, dia yakin pasti banyak ojol yang langsung memanfaatkannya. 

Berbeda dengan keduanya, Ardi, 42 tahun, memilih tidak memanfaatkannya agar bisa dipakai ojol yang lain.

“Kemudahan itu biar digunakan yang lain saja karena kebetulan saya masih ada penghasilan pasti,” ujar pria yang memilih menjadi ojol sebagai sambilan tersebut. 

Baca juga: Soal Ojol Saat PSBB, Kemenhub Serahkan pada Pemda

Ardi menyatakan selama orderan sepi dirinya sengaja tidak menghidupkan aplikasi gojeknya untuk memberikan kesempatan kepada mereka yang fokus bekerja sebagai ojol agar bisa mendapat order lebih banyak.

Namun, ketiganya mengapresiasi perhatian pemerintah lewat Pertamina dengan pemberian promo cashback 50 persen tersebut.

“Alhamdulillah, pada keadaan yang sangat sulit ini masih banyak yang perhatian pada kita, para ojol,” kata Feri.

Hanya Berlaku untuk 10.000 Ojol Setiap Hari

Pertamina GojekPoster promo cashback 50 persen dari Ahok. (Sumber: Tagar/Budi Utomo)

Sebelumnya, Ahok lewat akun Twitter-nya menyatakan promo cashback dari Pertamina berlaku dengan batasan pengembalian dana sebesar Rp 15.000. 

Promo tersebut berlaku dari tanggal 14 April hingga 12 Juli 2020 dan hanya berlaku untuk 10.000 pengemudi ojol setiap hari.

"Untuk sobat rider ojek online, dapatkan cashback 50 persen maksimal Rp 15.000 bagi 10.000 pengendara ojek online perhari, untuk pembelian Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo dengan aplikasi MyPertamina," tulis mantan Gubernur DKI Jakarta ini pada Senin, 13 April 2020.

Selain itu, pengemudi ojol juga berkesempatan mendapatkan kupon undian program BBM 2020 yang hadiahnya antara lain mobil Porsche Boxster dan emas batangan.

Sedangkan langkah-langkah bagi pengemudi ojol untuk mendapatkan kupon tersebut sangat mudah, yaitu sebagai berikut:

1. Mengunduh (download) MyPertamina dan mengaktifkan fitur LinkAja.

2. Melakukan pembelian BBM non-subsidi dengan pembayaran non-tunai LinkAja dari aplikasi MyPertamina.

3. Mengunggah screenshot pada user profile mitra ojek online ke MyPertamina.

4. Mengunggah screenshot bukti pembayaran BBM yang menggunakan LinkAja dan juga mengetikkan Reference Number. []

Berita terkait
Ojol Bisa Angkut Penumpang, Demokrat: Menyelamatkan Nyawa
Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai ada target menyelamatkan nyawa dalam kebijakan driver ojol bisa angkut penumpang saat PSBB.
Ferdinand: Luhut Sudah Benar Perhatikan Ojol saat PSBB
Politikus Demokrat Ferdinand H menilai langkah Ad Interim Menhub Luhut B Panjaitan kepada ojol saat PSBB sudah benar.
Ojol Bawa Penumpang, Dilarang Anies Dibolehkan Luhut
Pengendara ojek online (ojol) membawa penumpang di Jakarta selama PSBB, dilarang Anies Baswedan dibolehkan Luhut Panjaitan?
0
Jelang Pilkades, BLT Corona Pamekasan Rawan Politis
Direktur LKRM menilai BLT Corona rawan diselewengkan untuk kampanye kepala desa jelang Pilkades serentak 2020.