Jakarta - Tahu-tahu akun Twitter dikuasai orang lain, disalahgunakan, muncul status memalukan bukan buatan sendiri. Situasi ini tentu tidak diinginkan semua orang. Lantas kalau akun Twitter sudah dikendalikan orang lain, apa yang harus dilakukan, bagaimana cara mengatasinya?

Demi menjaga keamanan akun di media sosial, penyelenggara platform media sosial umumnya meminta pengguna membuat kata kunci yang kuat strong password terdiri minimal delapan hingga 10 karakter hingga kombinasi angka dan huruf besar-kecil.

Apa yang harus dilakukan jika akun media sosial Anda telah diretas, di-hack orang lain, seperti dialami Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi di akun Twitter-nya baru-baru ini?

Twitter hasil karya Jack Dorsey, Noah Glass, Biz Stone, Evan Williams, menyediakan pusat bantuan help center yang dapat diakses dari situs atau aplikasi baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. 

Twitter membagi masalah peretasan dalam dua hal, yaitu akun diretas dan akun disalahgunakan.

Akun yang Disalahgunakan

Pada akun yang disalahgunakan, pengguna masih dapat masuk ke akun Twitter-nya. Tapi pengguna melihat aktivitas mencurigakan, contoh cuitan yang tidak ditulis sendiri oleh pengguna, mendapat notifikasi dari Twitter tentang perubahan informasi sedangkan pengguna tidak melakukannya, sampai kata sandi ditolak.

Jika mengalami hal demikian, Twitter menyarankan pengguna untuk mengubah kata sandi dan mengganti dengan kata sandi yang belum pernah digunakan. Pengguna juga bisa mengubah alamat email jika dianggap perlu.

Twitter juga meminta pengguna mencabut koneksi ke aplikasi pihak ketiga sebab sambungan itu merupakan salah satu jalan untuk menyusupi akun yang memiliki kata sandi lemah. Apalagi jika aplikasi ketiga tersebut ternyata merupakan situs web perusak.

Apabila pengguna tetap ingin menggunakan aplikasi ketiga, pastikan aplikasi terpercaya dan segera perbarui kata sandi di aplikasi itu.

Akun Diretas

Akun pengguna disebut diretas ketika pengguna tidak dapat masuk (login) dengan nama pengguna dan kata sandi yang telah dibuat.

Kalau mengalami pembajakan tersebut, atur ulang kata sandi dengan password reset atau formulir pengaturan kata ulang sandi. Masukkan nama pengguna dan email yang terkait dengan akun Twitter.

Jika tetap tidak bisa masuk, hubungi Twitter melalui help center dan pilih bantuan yaitu "akun yang diretas".

Kirimkan email terkait dengan akun Twitter yang diretas, Twitter akan mengirimkan informasi dan instruksi tambahan ke alamat email tersebut.

Penting diingat, Twitter salah satu media sosial fovorit yang dapat diisi dengan celoteh sebanyak 240 karakater tersebut tidak pernah meminta pengguna memberikan kata sandi melalui email. []

Baca juga: