Cara Agar Tak Diblacklist dari Kepesertaan Kartu Prakerja

Agar tak terkena blacklist, baiknya peserta segera membeli pelatihan dengan saldo yang disediakan oleh penyelenggara prakerja.
(Foto: Tagar)

Jakarta - Bagi peserta yang lolos persayaratan mengikuti program Kartu Prakerja Gelombang 19 bisa saja bukan bukan berarti mudah untuk mendapatkan insentif. Setelah lolos para peserta diwajibkan untuk menunggu konfirmasi dari pihak penyenggara.

Agar tak terkena blacklist, baiknya peserta segera membeli pelatihan dengan saldo yang disediakan oleh penyelenggara prakerja. Jika tidak, peserta akan diblacklist dan kepesertaannya dicabut.

Usai mengikuti pelatihan pertama, nantinya saldo insentif akan masuk ke akun para peserta. Program Kartu Prakerja Gelombang 19 resmi dibuka sejak Kamis, 26 Agustus kemarin.

Pengumumkan itu disampaikan melalu akun resmi Kartu Prakerja. Informasi itu memuat tentang membuat akun dan mengikuti seleksi Kartu Prakerja.

"Gelombang 19 Kartu Prakerja telah dibuka! Kunjungi situs resmi kami hanya di www.prakerja.go.id untuk membuat akun dan mengikuti seleksi Kartu Prakerja," ujarnya sebagaimana dikutip dari Instagram @prakerja.go.id, Sabtu, 28 Agustus 2021.ㅤ

Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja yang terkena PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Peserta Kartu Prakerja yang lolos dan menjadi peserta di program Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif senilai Rp. 3,5 Juta.

Program Kartu Prakerja gelombang 19 dengan jumlah kuota sebesar 800 ribu peserta.

Cara Daftar dan Persyaratan Kartu Prakerja Gelombang 19

Berikut persyaratatan menjadi peserta di program Kartu Prakerja Gelombang 19.

1. WNI berusia 18 tahun ke atas.

2.Tidak sedang menempuh pendidikan formal.

3. Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.

4.. Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi Covid-19.

5. Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.

6. Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Cara daftar program Kartu Prakerja gelombang 19

1. masuk ke https://www.prakerja.go.id/

2. Daftar dengan data diri kamu. Siapkan e-mail, NIK, nomor KK dan nomor HP yang masih aktif untuk mendaftar.

3. Ikuti tes motivasi & kemampuan dasar untuk bisa mengikuti seleksi gelombang dan tunggu pengumuman hasilnya.

4. Pilih pelatihan yang kamu minati di Mitra Platform Digital dan bayar dengan Kartu Prakerja.

5. Selesaikan pelatihan dan dapatkan sertifikat.

6. Berikan rating dan ulasan terhadap pelatihan yang telah kamu ikuti.

7. Sambungkan rekening/e-wallet di salah satu Mitra Pembayaran untuk mendapat insentif Rp600rb/bulan selama 4 bulan setelah kamu menyelesaikan pelatihan.

8. Isi 3 survei yang diberikan dan dapatkan insentif Rp50 ribu untuk setiap survei.

Demikian beberapa mengenai informasi tentang cara dan persyaratan program Kartu Prakerja Gelombang 19. Selamat mencoba semoga berhasil!. []

Baca Juga:

Berita terkait
Kartu Prakerja Gelombang 12 Dimulai, Segini Bantuan Dananya
Program Kartu Prakerja di tahun 2021 Gelombang 12 dimulai sejak Selasa, 23 Februari 2021. Apa saja bantuan diperoleh peserta Kartu Prakerja 2021?
Menko Airlangga: 5,9 Juta Orang Sudah Terima Kartu Prakerja
Penerimaan program Kartu Prakerja sampai saat ini sudah mencapai 5,9 juta orang dari total 43 juta pendaftar.
Cara Daftar dan Syarat Kartu Prakerja Gelombang 18
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah untuk menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali sepanjang 3-20 Juli 2021.
0
Partai Demokrat Minta Pemerintah Mawas dan Tahan Diri
Partai Demokrat angkat suara mengenai beberapa partai politik yang mengapresiasi kinerja pemerintah.