UNTUK INDONESIA
Calon Bupati Simalungun Sebut Corona Lawan Utama
Kandidat calon Bupati Simalungun yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Gerindra menyebut virus corona merupakan musuh utama masyarakat.
Kandidat calon Bupati Simalungun Muhajidin Nur Hasim (peci hitam) saat penyembelihan daging kurban. (Foto: Tagar/Ist)

SimalungunKandidat calon Bupati Simalungun yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Gerindra Muhajidin Nur Hasim menyebut virus corona merupakan musuh utama masyarakat Indonesia.

Hal itu dikatakan saudara dari eks Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tersebut dalam acara puncak perayaan Idul Adha 1441 H di Nagori Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, 3 Agustus 2020.

Pria yang beken disapa Hasim itu menyebut, sampai saat ini obat virus mematikan tersebut belum juga diketahui. Menurutnya, pemerintah pusat sudah tepat dan mampu memperlambat penyebaran namun belum menemukan cara untuk menghentikannya.

"Kami melakukan saat ini yang bisa, yakni mematuhi protokol kesehatan. Itu yang dianjurkan pemerintah agar kami terhindar dari virus," kata Hasim, Selasa, 4 Agustus 2020 dalam keterangannya.

Pebisnis muda sukses itu lantas mengajak masyarakat Kabupaten Simalungun agar tetap menggunakan masker jika ke luar rumah, disiplin dalam mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

Baca juga: Alasan Demokrat Dukung Hasim di Pilkada Simalungun

Sekadar diketahui, Hasim akan bertarung di Pilkada 2020 berpasangan dengan Tumpak Siregar. Keduanya mendapat dukungan dari Partai Demokrat pemilik tujuh kursi dan Partai Gerindra pemilik 6 kursi di DPRD hasil Pileg 2019 lalu.

Simalungun butuh energi yang makin kuat meneruskan yang sudah baik dibuat JR Saragih

Dalam perayaan Idul Adha 1441 H itu, Hasim dan Tumpak berkurban dengan menyembelih 40 ekor sapi, dan 20 ekor kambing. Daging dibagikan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan mengatakan, pihaknya mendukung Hasim karena melihat sosoknya sebagai pebisnis muda yang sukses, dan memiliki visi baru membangun kampung halamannya.

Menurut anggota DPR RI itu, almarhum orang tua Hasim merupakan tokoh yang turut serta membangun Kabupaten Simalungun dari Nagori Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela.

"Ia ingin fokus menuntaskan infrastruktur jalan untuk empat tahun ke depan sebagai prasyarat utama memajukan perekonomian di Kabupaten Simalungun, dan merespons sangat serius pada beranda Simalungun di hamparan Danau Toba yang menjadi ikon nasional di sektor pariwisata," kata Hinca kepada Tagar pada Kamis, 30 Juli 2020 lalu.

Baca juga: Profil Rospita Sitorus, Kandidat Cawabup Simalungun

Didampingi Tumpak Siregar yang meraih suara terbesar ke dua setelah JR Saragih dalam pilkada sebelumnya, menjadi duet yang saling melengkapi dengan Hasim untuk mengelola pemerintahan di Kabupaten Simalungun.

"Sama dengan Siantar, Simalungun butuh energi yang makin kuat meneruskan yang sudah baik dibuat JR Saragih, dan memperbaiki yang masih harus diperbaiki," katanya.

Dikatakannya, pembangunan yang berkelanjutan adalah keharusan dan tanpa henti, sedangkan pemimpin datang dan pergi silih berganti.

"Kami yakini pasangan Hasim-Tumpak mempunyai masanya, yakni lima tahun ke depan mewujudkan Simalungun yang memberikan kesejahteraan bagi warganya," kata dia.[]

Berita terkait
Pelajar Simalungun Panjat Pohon untuk Belajar Daring
Sejumlah pelajar di Kabupaten Simalungun terpaksa harus memanjat pohon agar bisa mendapatkan sinyal jaringan internet saat belajar daring.
Isu Pelihara Begu Ganjang, Warga Simalungun Dianiaya
Seorang warga Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dianiaya warga karena diduga memiliki begu ganjang.
Pencari Ikan asal Simalungun Tenggelam di Danau Toba
Pria warga Simalungun tenggelam di perairan Danau Toba, persisnya di Pantai Haranggaol, saat bemaksud mencari ikan.
0
Calon Bupati Simalungun Sebut Corona Lawan Utama
Kandidat calon Bupati Simalungun yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Gerindra menyebut virus corona merupakan musuh utama masyarakat.