UNTUK INDONESIA
Buat Robot Sampah, Siswi MAN Solo Juara di Thailand
Salma sapaan akrabnya, berhasil membuat robot tempat sampah yang diberi nama "Smart Bin In The Mall".
Salma Sonia Jneina peraih mendali emas di ajang World Robot Games 2019 di Bangkok, Thailand. (Foto: Tagar/Reyma Pramista)

Solo – Prestasi gemilang ditunjukkan oleh Salma Sonia Jneina, 17 tahun, siswi kelas XII IPA 2 Boarding School Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Solo.

Salma sapaan akrabnya, berhasil membuat robot tempat sampah yang diberi nama "Smart Bin In The Mall".

Bahkan robot buatanya berhasil meraih emas dalam ajang World Robot Games 2019, yang digelar di Bangkok, Thailand, 29-31 Agustus 2019 lalu.

"Smart Bin In The Mall" adalah robot yang didesain secara otomatis untuk membuka tong sampah tanpa harus menyentuhnya.

Robot tersebut juga bisa mengirimkan notifikasi kepada petugas kebersihan, jika sampah di dalam tong tersebut sudah penuh.

"Smart bin in the mall, punya dua sensor ultrasonik, yang bisa membuka otomatis saat mendeteksi ada tangan di atasnya, dan jika sampahnya sudah penuh, sampah akan mengirim telegram kepada pertugas sampah, lalu petugas kebersihan tinggal datang dan mengambil sampah tersebut," jelasnya, saat ditemui Senin 2 September 2019.

World Robot Games 2019 sendiri diikuti 10 negara. Ajang internasional pertama yang diikuti olehnya. Gadis kelahiran Jakarta 1 Oktober 2001 tersebut mengaku, sempat terjadi kendala saat hendak mengoperasikan robot miliknya. Di mana motor listrik dalam robot tidak berfungsi.

"Kendala saat dicoba di Indonesia itu baik-baik saja dan saat di Thailand motor listriknya tidak berfungsi, mungkin karena waktu dibawa ke pesawat kena guncangan," ungkapnya.

Namun bersama guru pembimbingnya, Salma berhasil memperbaiki motor listrik tersebut dan mengikuti tahapan lomba dalam katagori "Inovative Robot Extreme" yang dikuti oleh peserta umum, mulai anak-anak hingga dewasa.

Sebelumnya pernah ikut lomba di Madrasah Robotik Competition, dan juara 1 untuk katagori untuk robot rancang bangun

Salma berharap hasil karnya bisa digunakan di Indonesia. Ia meminta pemerintah ikut membantu mengembangkan robot buatannya tersebut.

"Saya ingin Pemerintah Indonesia ini bisa melihat dan menilai robot ini lebih efisien. Dan bisa dikembangkan oleh pemerintah juga," kata Salma.

Raih Juara 1

Guru pendamping robotik MAN 1 Solo, Prohantoro Eko Sulistyo mengatakan robot "Smart Bin In The Mall" adalah robot buatan tahun 2017 lalu.

Robot tersebut pernah dilombakan dalam perlombaan Madrasah Robotik Competiton, dan mendapatkan juara pertama di tingkat nasional, yang kemudian dimodifikasi ulang. Untuk pembuatan robot tersebut, ia menghabiskan dana sekitar Rp 750 ribu.

"Sebelumnya pernah ikut lomba di Madrasah Robotik Competition, dan juara 1 untuk katagori untuk robot rancang bangun. Dan kita mendesain ulang menambahakan fitur, motif dan memodifikasi robot yang lama," ungkapnya.[]

Berita terkait
Sertifikat Hilang Keluarga Jokowi di Solo Urus Sendiri
Presiden Jokowi kehilangan dua sertifikat kepemilikan tanah. Keluarga Jokowi hustru mengurus sertifikat pengganti sesuai dengan prosedur
Pengusaha Katering Ini Siap Dampingi Gibran di Solo
Wanita yang akrab disapa Retno ini bahkan bersedia mendampingi putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.
Dirut PT KAI Puji Peron KA Bandara Solo Balapan
Dirut PT KAI, Edi Sukmoro, meresmikan peron KA Bandara di Stasiun Solo Balapan, Edi memuji konsep bangunan dan penataan ruang tunggu stasiun.
0
Pelajar Tewas di Danau Toba, Sekolah Abai Pengawasan?
Pihak sekolah membantah jika kematian Putri Margaretty Sinambela di Danau Toba akibat kurang pengawasan guru pendamping.