Jakarta, (Tagar 9/1/2019) - Teror bom terjadi di lingkungan sekitar rumah pribadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo, Rabu (9/1) pagi. Tim Gegana Polda Metro Jaya menyisir lingkungan rumah Agus di Kota Bekasi.

"Lingkungan kami disterilkan oleh kepolisian pukul 06.30 WIB. Saya hanya tahu ada benda yang mencurigakan menggantung di sekitar pagar rumah pak Agus (Ketua KPK)," kata tetangga Agus Raharjo, Ferry, di Bekasi, dilansir Antara, Rabu (9/1).

Menurut dia, benda itu terbungkus kantong kresek hitam digantung di sekitar pagar rumah dekat garasi kediaman Agus di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Benda itu pertama kali ditemukan seorang ajudan pribadi Agus Raharjo sekitar pukul 05.30 WIB saat melintas di sekitar TKP.

Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari sejumlah instansi terkait benda apa yang tersimpan di dalam kantong kresek hitam itu.

Ketua KPK Agus RahardjoKetua KPK Agus Rahardjo menyampaikan keterangan pers terkait hasil pengembangan kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12/2018). KPK menetapkan 13 tersangka baru terdiri dari unsur pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, anggota DPRD dan swasta terkait dugaan suap penetapan APBD Jambi tahun anggaran 2017 dan 2018. (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)

Dikatakan Ferry, selang satu jam kemudian, sejumlah personel berseragam kepolisian maupun yang mengenakan pakaian bebas mulai berdatangan ke TKP.

Ferry juga menyaksikan adanya sebuah kendaraan milik Gegana yang melakukan sterilisasi di sekitar rumah Agus Raharjo pukul 06.30 WIB.

"Saya sendiri tidak mendengar ada suara letusan atau semacamnya. Hanya kantong plastik saja yang sudah diamankan. Jenisnya kurang tahu karena wilayah kita disterilkan polisi," katanya.

Teror bom juga terjadi di rumah Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif. Sebuah botol berisi spiritus dan sumbu api tergeletak depan rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan No.42C, RT01/RW03, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jaksel.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi M Iqbal menerangkan, saksi di kediaman Laode mengaku ada bunyi mencurigakan sekitar pukul 05.30 WIB, Rabu (9/1) pagi.

Irjen Pol M Iqbal memastikan, kediaman dua Komisioner KPK yang diduga menerima ancaman teror bom saat ini dalam kondisi aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Irjen Pol M Iqbal himbau masyarakat tenang agar kondisi kondusif. Mudah-mudahan, katanya, tidak ada motif apa pun. Dia menambahkan, kepolisian saat ini tengah melakukan pemeriksaan saksi dan rekaman kamera CCTV di kediaman dua komisioner KPK itu.