Biden Dukung Penolakan Klaim Beijing Atas Laut China Selatan

Pemerintahan Biden dukung penolakan pada era mantan Presiden Trump terhadap hampir semua klaim maritim signifikan China di Laut China Selatan
Presiden Joe Biden memberikan sambutan tentang belanja infrastruktur di McHenry County College, Rabu, 7 Juli 2021. (Foto: voaindonesia.com - AP/Evan Rucci)

Jakarta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, pada hari Minggu, 11 Juli 2021, mendukung penolakan pada era mantan Presiden Donald Trump terhadap hampir semua klaim maritim signifikan China di Laut China Selatan. Pemerintahan Biden juga memperingatkan China bahwa serangan terhadap Filipina di kawasan yang diperselisihkan akan mengundang tanggapan AS berdasarkan perjanjian pertahanan bersama dengan Filipina.

Pesan keras dari Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, itu dikemukakan dalam pernyataan yang dilansir sebelum peringatan lima tahun putusan mahkamah internasional yang mendukung Filipina, dalam kasus klaim maritim China di sekitar Kepulauan Spratly dan sekitarnya. China menolak putusan itu.

peta klain di laut chinaPeta klaim teritorial di Laut China Selatan (Foto: dw.com/id)

Menjelang peringatan empat tahun putusan itu tahun lalu, pemerintahan Trump menyatakan mendukung putusan tersebut dan juga menyatakan semua klaim maritim China di Laut China Selatan, di luar perairan China yang diakui internasional, praktis tidak sah. Pernyataan pada hari Minggu itu mengukuhkan kembali sikap tersebut, yang dikemukakan oleh menteri luar negeri pada era Trump, Mike Pompeo.

“Tidak ada tatanan maritim berbasis peraturan yang berada dalam ancaman yang lebih besar selain di Laut China Selatan,” kata Blinken dengan menggunakan kata-kata yang mirip seperti yang digunakan Pompeo. Ia menuduh China terus “memaksa dan mengintimidasi negara-negara kepulauan di Asia Tenggara, mengancam kebebasan berlayar di jalur perairan global penting ini.”

kapal china dwKapal-kapal China yang dipermasalahkan Filipina (Foto: dw.com/id)

“AS mengukuhkan kembali kebijakan 13 Juli 2020 terkait klaim maritim di Laut China Selatan,” katanya mengacu pada pernyataan Pompeo. “Kami juga mengukuhkan kembali bahwa serangan bersenjata terhadap angkatan bersenjata Filipina, kapal-kapal umum, atau pesawat terbang di Laut China Selatan, akan mendorong seruan komitmen pertahanan bersama AS.”

Pasal IV Perjanjian Pertahanan Bersama AS-Filipina tahun 1951 mewajibkan kedua negara untuk saling membantu apabila terjadi serangan (uh/ab)/Associated Press/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Ratusan Warga Filipina Gelar Demonstrasi Soal Laut China Selatan
Ratusan warga Filipina gelar demonstrasi tandai peringatan lima tahun keputusan permanen Pengadilan Arbitrase PBB terkait Laut China Selatan
Konflik Filipina dan China Memanas di Laut China Selatan
Pemerintah Filipina mendesak agar kapal-kapal China segera meninggalkan gugus pulau karang Whitsun Reef
Amerika Dukung Filipina di Perseteruan Laut China Selatan
Amerika Serikat (AS) mendukung Filipina dalam perseteruan terkini dengan China dalam sengketa territorial di perairan Laut China Selatan
0
Biden Dukung Penolakan Klaim Beijing Atas Laut China Selatan
Pemerintahan Biden dukung penolakan pada era mantan Presiden Trump terhadap hampir semua klaim maritim signifikan China di Laut China Selatan