Berleyeh-leyeh di Jerman Jadi Pahlawan Perang Virus Corona

Menghadapi pandemi virus corona yang berkecamuk di Jerman, negara menyebut warga yang berleyeh-leyeh di sofa sebagai pahlawan perang virus corona
Ilustrasi orang yang senang leyeh-leyeh dan menonton tv seharian (Foto: dw.com/id)

Jakarta - Jerman memuji orang-orang yang diam di rumah, bermalasan seperti rakun, sebagai pahlawan selama pandemi. Mereka disebut sebagai ‘mager’ (malas bergerak). Dalam iklan pemerintah terbaru, mereka disebut berjasa membantu negara memerangi pandemic virus corona. Melissa Sou-Jie Van Brunnersum menuliskannya untuk dw.com/id yang dilansir Tagar.

Pemerintah federal Jerman pada Sabtu, 14 November 2020, merilis video online yang memberikan pujian terhadap pahlawan tak terduga yang membantu negara melawan pandemi virus corona, yakni para pecinta leyeh-leyeh.

Laporan terakhir di situs independen, worldometer, tanggal 17 November 2020, menunjukkan jumlah kasus virus corona di Jerman sebanyak 814.666 dengan 12.842 kematian. Jerman ada di peringkat ke-13 dunia dan peringkat ke-6 di Eropa.

Iklan berjudul "#specialheroes - Together against corona," yang berdurasi 1,35 menit itu mengajak orang-orang di Jerman untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mereka yang senang bermasalan di rumah.

1. Pahlawan Berleyeh-leyeh di Sofa

Seorang pengguna Twitter bahkan memposting versi terjemahan bahasa Inggris dari iklan tersebut.

Video pendek itu dimulai dengan cerita seorang lelaki tua yang mengenang “jasa”-nya kepada bangsa, ketika ia masih muda dan menjadi mahasiswa "di musim dingin tahun 2020, saat seluruh perhatian tertuju pada kaum muda kala itu.''

"Saya baru saja berusia 22 tahun dan sedang belajar teknik," ujar narator, "ketika gelombang kedua corona menghantam."

"Di usia itu, kamu ingin berpesta, belajar, berkenalan dengan orang-orang, pergi minum-minum dengan teman-teman .... Namun, takdir punya rencana berbeda untuk kami,'' lanjutnya.

Adegan kemudian beralih ke masa saat narator masih muda, diiringi musik dramatis.

“Tiba-tiba nasib negeri ini ada di tangan kami,” katanya. "Jadi, kami mengerahkan semua keberanian kami dan melakukan apa yang diharapkan dari kami, satu-satunya hal yang benar."

"Kami tidak melakukan apa-apa. Sama sekali tidak ada. Malas seperti rakun,'' katanya dengan nada serius.

"Siang dan malam, kami tetap diam di rumah dan berjuang melawan penyebaran virus corona,'' lanjutnya.

“Pahlawan” yang dimaksud di video itu terlihat berbaring di sofa sambil membawa pizza.

"Sofa kami adalah garda depan dan kesabaran kami adalah senjata kami,” lanjutnya.

Iklan tersebut diakhiri dengan narator yang mengatakan, "Mengenang ke belakang, ini adalah takdir kami ... Inilah cara kami menjadi pahlawan."

Sebuah pesan pemerintah di akhir video kemudian tertulis: ''Kamu juga bisa menjadi pahlawan dengan tinggal di rumah.''

2. Jerman Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat

Sebelumnya pada akhir Oktober, Kanselir Angela Merkel mengatakan kurangnya kedisiplinan membuat Jerman kembali menghadapi situasi sulit pandemi Covid-19.

Jerman telah melaporkan 775.556 kasus Covid-19 dengan 12.378 kematian. Jerman kini sedang memberlakukan lockdown parsial selama sebulan, dengan menutup restoran, bar, dan pusat kebugaran, serta membatasi jumlah pertemuan di tempat umum dan di rumah.

Kini, pemerintah federal dan negara bagian sedang mempertimbangkan pembatasan Covid-19 yang lebih ketat, seperti mengurangi jumlah pertemuan orang di ruang pribadi dan mengenakan masker menjadi aturan wajib bagi siswa sekolah.

Pada hari ini Senin, 16 November 2020, PM Jeman, Angela Merkel, dan 16 kepala negara bagian akan membahas potensi aturan baru melalui konferensi video. Dari draf yang dilihat berbagai media, kemungkinan orang-orang akan didesak untuk tak berpesta atau merayakan apapun hingga Natal.

Keluarga juga harus membatasi pertemuan pribadi di lingkup rumah tangga mereka sendiri dan keluarga dari rumah tangga lainnya [(pkp/ha)/dw.com.id]. []

Berita terkait
Makin Banyak Kota di Jerman Jadi Kawasan Risiko Virus Corona
Pandemi virus corona di Jerman terus bergejolak sampai melewati batas aman sehingga kian banyak kota yang jadi kota risiko virus corona
Vaksinasi Virus Corona di Jerman Sebelum April 2021
Pemerintah Jerman akan mulai jelanakan vaksinasi virus corona kuartal pertama tahun 2021 atau sebelum April 2021, vaksinasi bersifat sukarela
Lonjakan Pandemi Virus Corona di Jerman Mengkhawatirkan
Kasus baru virus corona di Jerman dilaporkan menyebar dengan cepat pada tingkat mengkhawatirkan sejak April 2020
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.