UNTUK INDONESIA
Berdiplomasi Secara Digital Lewat Media Sosial
Media sosial kini menjadi wadah untuk berdiplomasi secara digital seiring dengan perkembangan teknologi saat ini.
Kepala Kebijakan Publik Twitter Indonesia, Agung Yudha (keempat dari kanan) dalam acara "Digital Diplomacy" di Jakarta, Selasa (10/9/2019). (Foto: Antara/Arindra Meodia)

Jakarta -  Media sosial kini menjadi wadah untuk berdiplomasi secara digital seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Demikian dikatakan Kepala Kebijakan Publik Twitter Indonesia Agung Yudha mengatakan.

"Komunikasi dunia berubah saat ini, yang membuat perubahan cara berkomunikasi dalam hal diplomatik. Hampir semua pemimpin menggunakan platform Twitter," ujar Agung dalam acara Digital Diplomacy di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 10 September 2019.

Dalam presentasinya, Agung menyebutkan sebanyak 951 akun Twitter adalah milik para pemimpin dunia.

Twitter menjadi platform yang paling banyak digunakan oleh pemimpin dunia. Facebook pada urutan kedua dengan 677 akun, sementara Instagram di urutan ketiga dengan 403 akun.

Hal tersebut, menurut Agung, dikarenakan konten Twitter yang "hidup."

"Twitter dibuat untuk mendiskusikan sesuatu dan biasanya tempat untuk bertemu orang yang tidak kita kenal secara personal. Pembicaraan yang timbul di Twitter ini mendukung usaha diplomasi," kata dia.

Percakapan yang sedang hangat-hangatnya di Twitter sering kali dimanfaatkan oleh akun kedutaan besar untuk mempromosikan diri.

Sebagai contoh, Yudha menyebutkan, akun @KBRIWashDC memanfaatkan momentum tingginya percakapan Marvel vs DC saat film "Justice League" meluncur pada 2017.

Akun kedutaan besar Indonesia di Washington DC itu ikut dalam obrolan tersebut untuk "mengiklankan" keberadaan kantor kedutaan besar tersebut.

Akun Twitter Swedia @swedense juga memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan kuliner khas bola daging Swedia, yang bisa ditemui di IKEA. []

Berita terkait
Ustaz Abdul Somad, Jodoh dan Terpeleset di Media Sosial
Menarik untuk mengetahui kiprah UAS hingga populer dan video dakwahnya mendapat tempat di hati umat muslim. Wajahnya amat familiar di media sosial.
Tips Dampingi Anak Main Media Sosial
Orang tua punya peranan penting dalam mendampingi anak-anak dalam bermain media sosial.
Fenomena Pamer Kesombongan di Media Sosial
Menyombongkan diri di media sosial memang menjadi kebiasaan bagi orang-orang yang membutuhkan perhatian lebih.
0
Fakta-fakta Kampoeng Kurma di Bogor
Ratusan pembeli kavling menjadi korban dugaan penipuan invetasi bodong Kampoeng Kurma Bogor. Berikut fakta-fakta PT Kampoeng Kurma Ilegal di Bogor.