UNTUK INDONESIA
Basarnas Telusuri Kepulauan Riau Cari Korban Tabrakan Kapal
Basarnas Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menelusuri perairan di Selat Malaka untuk mencari lima korban dalam peristiwa tabrakan tanker.
Tabrakan Tanker Indonesia. Kepala Basarnas Tanjungpinang mengatakan korban yang belum ditemukan terdiri dari empat warga negara China dan satu warga negara Malaysia. Mereka anak buah Kapal JBB DE Rong 19 berbendera Dominican Republic. "Kapal JBB DE Rong adalah kapal keruk. (Foto: Ist)

Tanjungpinang, (Tagar, 13/9/2017) - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menelusuri perairan di Selat Malaka untuk mencari lima korban dalam peristiwa tabrakan tanker MV Kartika Segara berbendera Indonesia dengan Kapal Keruk JBB DE Rong 19 berbendera Dominican Republic.

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Djunaidi, di Tanjungpinang, Rabu mengatakan korban yang belum ditemukan terdiri dari empat warga negara China dan satu warga negara Malaysia. Mereka anak buah Kapal JBB DE Rong 19 berbendera Dominican Republic. "Kapal JBB DE Rong adalah kapal keruk," ujarnya. Kedua kapal bertabrakan di Selat Malaka pada Rabu dinihari. Sejak tadi pagi tim dari Basarnas Tanjungpinang dan institusi terkait lainnya mencari para korban.

Djunaidi menjelaskan jumlah korban awalnya sebanyak 12 orang, namun tujuh di antaranya berhasil menyelamatkan diri dalam peristiwa tersebut. Para korban terdiri dari 11 warga negara China dan satu warga negara Malaysia. "Tujuh warga negara China, anak buah kapal berhasil diselamatkan," ujarnya.

Terkait korban yang belum ditemukan, Junaidi mengaku belum mendapat data lengkapnya, termasuk identitas para korban. "Nama-nama belum dapat diinformasikan," katanya. (rif/ant)

Berita terkait
0
Hore, Bergaji Kurang Rp 200 Juta Setahun Bebas Pajak
Pemerintah memastikan akan menghapuskan pungutan Pajak Penghasilan (PPh) bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 200 juta setahun.