Jakarta (Tagar 10/4/2019) - Barcelona tetap diunggulkan meraih kemenangan meski tampil di pertandingan tandang di ajang Liga Champions. Pada laga perempat final pertama, Barca dijamu Manchester United di Stadion Old Trafford, Kamis (11/4) dini hari WIB.

Bermain di kandang lawan sepertinya tak berpengaruh bagi Barca yang sedang on fire. Bagaimana tidak, mereka tak terkalahkan di lima laga terakhir. Termasuk membantai Lyon 5-1 yang mengantarkan Barca ke perempat final. 

Produktivitas gol Blaugrana pun sungguh menakutkan. Dari lima duel itu, mereka sudah 17 kali membobol gawang lawan. Dan, sang megabintang Lionel Messi memborong sembilan gol. Torehan gol Messi memang ciamik musim ini. Bahkan, pemain depan asal Argentina ini tercatat sebagai top scorer La Liga Spanyol dengan mengoleksi 33 gol. 

Dia pemain yang fantastis. Messi bakal tercatat dalam sejarah. Dia memang sulit dihentikan, tetapi itu bukannya tidak mungkin

Namun ada catatan yang cukup menarik terkait pencapaian Messi. Bila Barca sudah sampai di perempat final Liga Champions, Messi justru seperti menjadi mandul. Ya, pemain berusia 31 ini tak pernah bisa membobol gawang lawan di 11 pertandingan terakhir di babak tersebut. Dirinya terakhir kali mencetak gol saat Barca menghadapi Paris Saint Germain, April 2013. 

Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer tegaskan duel melawan Barca bukan melulu soal Messi. Menurutnya MU tetap mewaspadai Luis Suarez, Arturo Vidal dan Ivan Rakitic. 

"Dia pemain yang fantastis. Messi bakal tercatat dalam sejarah. Dia memang sulit dihentikan, tetapi itu bukannya tidak mungkin," kata Solskjaer. 

Hanya, Barca memang tengah mencapai performa terbaik. Mereka bertengger di puncak klasemen La Liga dengan produksi 81 gol. Di laga melawan MU, pelatih Ernesto Valverde pun bisa menurunkan skuat terbaik. 

Kontras dengan MU yang dilanda problem cedera pemain. Tercatat bek Eric Bailly dan Antonio Valencia masih tak bisa dimainkan. Begitu pula eks striker Barca, Alexis Sanchez. Sedangkan gelandang Ander Herrera diragukan karena masih dalam proses pemulihan. 

Sebaliknya, pemain depan Marcus Rashford sudah pulih dari cedera engkel. Manajer Ole Gunnar Solskjaer bisa bakal menurunkannya sejak menit pertama. Selain dirinya, Paul Pogba yang absen di pertandingan terakhir Liga Champions melawan PSG karena kartu merah bisa tampil kembali. Pundit bola, Danny Murphy dan Stuart Pearce, menyebut kembalinya Pogba bakal memberi dampak besar bagi The Red Devils

Meski demikian, Barca masih sedikit di atas angin. Bahkan bursa menempatkan MU di-voor 1/2. Artinya, Barca diprediksi bisa menang minimal satu gol di pertandingan itu. 

Namun MU tetap berpeluang mengalahkan Barca. Apalagi, MU tak pernah kalah setiap kali menjamu Barca di Old Trafford. Dalam dua final terakhir Liga Champions saat melawan Barca, MU memang selalu tersungkur. MU kalah 0-2 (2009) dan 1-3 (2011) yang digelar di Wembley. 

Persoalannya, dari empat duel di Old Trafford, capaian MU memang ciamik. Mereka menang dua kali dan imbang dua kali. Di pertemuan terakhir di semifinal kedua Liga Champions 2008, MU menang 1-0. 

Satu-satunya gol MU dicetak gelandang Paul Scholes lewat tendangan jarak jauh. Gol yang membawa MU ke final dan kemudian menjadi juara setelah mengalahkan Chelsea. Jadi bursa memberi tip untuk tetap memegang MU karena tidak menutup kemungkinan laga berakhir imbang. []

Baca juga: Barcelona Terdepak dari Liga Champions, Iniesta: Sangat Menyakitkan

Ketika Paul Pogba Umroh dan Sebut Ka'bah dan Mekkah Sebagai Tempat Terindah