Bamsoet Minta Kementerian Agama Sesuaikan Biaya Ibadah Umrah

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) menyesuaikan biaya penyelenggaraan umrah saat pandemi.
Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) menyesuaikan biaya penyelenggaraan umrah saat pandemi.. (Foto: Instagram/bambang.soesatyo)

Jakarta - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) menyesuaikan biaya referensi penyelenggaraan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19. 

Ia mendorong Kemenag dalam melakukan penyesuaian biaya referensi penyelenggaraan ibadah umrah, harus berdasarkan pertimbangan yang matang.

Mendorong kenaikan biaya referensi penyelenggaraan ibadah umrah dapat meningkatkan juga pelayanan kepada jamaah.

"Harus benar-benar meng-cover seluruh kebutuhan jemaah umrah di tengah pandemi, serta memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah disesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang baik," kata Bamsoet dalam pernyataan tertulis yang diterima Tagar, Rabu, 14 Oktober 2020.

Baca juga: Arab Saudi Cabut Pembatasan Jemaah Umrah Dibuka Kembali

Selain itu, ia menekankan agar Kemenag mengkaji penyesuaian biaya referensi umrah secara mendalam dari berbagai aspek, antara lain mempertimbangkan harga riil biaya umrah dan juga melihat kemampuan dan daya beli masyarakat. Sehingga, tidak memberatkan masyarakat.

"Jangan sampai harga acuan baru nanti menyebabkan jumlah jemaah menurun karena daya belinya turun," ucap Bamsoet.

Menurutnya, Kemenag juga perlu menyampaikan secara transparan kepada seluruh biro perjalanan haji dan umrah, termasuk calon jemaah terkait perubahan besaran komponen biaya perjalanan umrah di era kenormalan baru. Sehingga, calon jemaah dapat menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Baca juga: Alhamdulillah, Ibadah Umrah Dibuka Secara Bertahap

"Mendorong kenaikan biaya referensi penyelenggaraan ibadah umrah dapat meningkatkan juga pelayanan kepada jamaah, dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat, meskipun harus disesuaikan dengan konteks pencegahan penularan Covid-19," tutur mantan Ketua DPR RI tersebut. []

Berita terkait
Umrah Pertama di Tengah Pandemi Dibuka Hari Ini
Penyelenggaraan ibadah umrah dibuka kembali pada Minggu 4 Oktober 2020.
Arab Saudi Pilih Negara Mana Saja yang Boleh Ibadah Umrah
Pemerintah Arab Saudi akan memilih negara mana saja yang boleh untuk mengirimkan jemaahnya untuk menjalankan ibadah umrah.
Biro Perjalan Apresiasi Keputusan Arab Saudi Buka Lagi Umrah
Biro perjalanan haji dan umrah merespon positif keputusan pemerintah Arab Saudi untuk membuka kembali ibadah umrah pada Oktober dan November.
0
Dibuka Kembali! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17
Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ke-17 dibuka mulai Sabtu, 5 Juni 2021, dengan kuota 44 ribu peserta untuk pengembangan kompetensi.