Atlet Personil Basarnas Raih Medali Emas Eksebisi Paramotor

cabor eksebisi paramotor PON XX Papua yang dilaksanakan di Klaster Merauke, dua staf Badan SAR Nasional (Basarnas) raih medali emas.
Penyerahan Medali Eksebisi Paramotor Kepada Para Pemenang. (Foto: Tagar/Facebook/Info kejadian Kota Merauke)

Jakarta - Mengikuti cabang olahraga (cabor) eksebisi paramotor PON XX Papua yang dilaksanakan di Klaster Merauke, dua staf Badan SAR Nasional (Basarnas) raih medali emas. Tercatat 28 atlet mewakili 14 provinsi tampak bersaing di lapangan paramotor Lanud J.A. Dimara Merauke sejak 9-12 Oktober 2021.

Provinsi Lampung diwakili Adi Ayang Syah dan provinsi Aceh diwakili oleh Risky Hidayat dan Hasbul Asra. Diantara atlet tersebut merupakan perwakilan atlet dari provinsi Lampung dan Aceh yang sehari-hari bekerja sebagai personil Basarnas.


Semalam saya komunikasi sama sekretaris KONI Aceh, semuanya sudah dipersiapkan untuk PON mendatang.


Pertama staf Basarnas Provinsi Aceh, Risky Hidayat meraih medali emas di Kategori Navigation Estimated Speed dalam pertandingan yang digelar di Merauke. Kedua, Staf Basarnas Lampung sukses meraih medali emas di Kategori Precision Take Off dan medali perunggu di Kategori Slalom The Eight dan Kategori Precision Bowling Landing.

Cahyo Alkantana selaku Ketua Umum Paramotor Indonesia mengemukakan bahwa dengan suksesnya eksibisi di Merauke diharapkan paramotor dapat dipertandingkan sebagai salah satu cabor utama di PON Aceh pada tahun 2024 mendatang. Panwasra dari KONI Pusat akan meluncurkan ini apakah layak atau tidak untuk dapat dipertandingkan pada PON di Aceh.

Ketika ditemui seusai pelaksanaan upacara penghormatan kemenangan akan diraih, baik Ayang dan Risky, bahwa pada PON selanjutnya yang dilaksanakan di Aceh Tahun 2024, Para peserta akan masuk ke cabang olahraga utama menyusul olahraga dirgantara lainnya yang sudah lebih dulu dipertandingkan resmi di PON seperti Gantole, Terjun Payung, dan Paralayang.

“Semalam saya komunikasi sama sekretaris KONI Aceh, semuanya sudah dipersiapkan untuk PON mendatang,” ujar Risky, mengutip web resmi PON XX Papua.

Kemudian, Danlanud JA.Dimara, Kolonel (Pnb) Agustinus Gogot Winardi, ST mengucapkan terima kasih kepada bupati dan masyarakat yang telah mendukung mendukung kegiatan yang akan berlangsung mulai tanggal 9 hingga 12 Oktober 2021 serta memperebutkan 12 medali.

Sebelumnya memang dikhususkan tanggal 12 Oktober untuk para atlet unjuk kebolehan di perbatasan negara, di Distrik Sota. Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Pengkaji Ketahanan Nasional Lemhannas RI Marsekal Pertama TNI Anang Nurhadi Susila, SE, MM mengemukakan bahwa pelaksanaan eksibisi di Kabupaten Merauke merupakan tonggak sejarah untuk paramotor dan pertama kali dilaksanakan di Papua.

(Putri Fatimah)

Berita terkait
Jadwal Pertandingan PON XX Kamis, 14 Oktober 2021
PON XX Papua hampir usai namun beberapa pertandingan masih akan diselenggarakan hingga hari akhir perhelatan. Berikut jadwal pertandingan hari ini.
Sejarah Awal Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON)
Pekan Olahraga Nasional (PON) ajang olahraga terbesar di Indonesia yang diadakan setiap 4 tahun sekali, PON I di Solo pada 9 September 1948
Aturan Bagi Pelaku Perjalanan yang Kembali dari PON XX Papua
Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 terkait dengan kepulangan atlet dan official PON XX Papua
0
Mengejutkan! Medina Zein Ungkap Jadi Korban KDRT Sang Suami
Kehidupan rumah tangga Medina Zein nampak baik-baik saja. Namun, baru-bari ini ia mengaku sudah tidak tahan lagi menjadi korban KDRT sang suami.