UNTUK INDONESIA
Apple Menunda Produksi iPhone 2020
Apple dikabarkan menunda produksi iPhone yang akan meluncur tahun ini karena permintaan pasar melemah akibat coronavirus Covid-19.
Warga memakai masker menyusul penyebaran penyakit coronavirus Covid-19 terlihat di sebuah Apple Store saat penjualan iPhone SE baru dimulai di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China, Jumat (24/4/2020). China Daily via (Foto: Antara/REUTERS/CHINA DAILY)

Jakarta - Apple Inc dikabarkan menunda produksi iPhone yang akan meluncur tahun ini karena permintaan pasar melemah akibat pandemik coronavirus Covid-19, dan mengganggu manufaktur di Asia.

Laporan dari Reuters, Senin (27/4/2020), mengutip laporan dari Wall Street Journal, Apple akan meluncurkan empat model iPhone terbaru pada 2020, tapi peluncuran terpaksa tertunda karena produksi gawai tersebut juga pending sekitar satu bulan.

Seorang sumber yang memahami permasalahan tersebut menyatakan Apple juga harus mengurangi jumlah unit produksi sampai 20 persen untuk pertengahan kedua tahun ini. Apple belum memberikan keterangan atas isu tersebut.

iPhone yang dirilis tahun ini akan mendukung sambungan ke jaringan 5G. Nikkei beberapa waktu lalu menyatakan Apple juga akan menunda peluncuran ponsel 5G perdana mereka.

Apple biasanya meluncurkan iPhone terbaru setiap bulan September. Awal April 2020 ini, mereka baru saja merilis iPhone SE 2020, lini gawai murah dari Apple, seharga 399 dolar.[]

Berita terkait
Apple Dikabarkan akan Meluncurkan iPhone SE Plus
Setelah meluncurkan iPhone SE 2020, Apple dikabarkan akan meluncurkan versi layar besar dari seri ini, yakni iPhone SE Plus pada tahun 2021.
Peluncuran iPhone 12 Ditunda Hingga November 2020
Peluncuran iPhone 12 akan mundur hingga November 2020 dari jadwal sebelumnya pada September, demikian kata analis dari Goldman Sachs.
iPhone SE 2020 Memiliki RAM 3GB dan Baterai 1.821mAh
iPhone SE 2020 diketahui menggunakan RAM 3GB dan baterai 1.821 mAh. Tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, putih, dan merah.
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China