UNTUK INDONESIA
Amerika Serikat Kecam Serangan di London
Pihak Gedung Putih mengatakan mendukung penuh sekutunya Inggris dalam menumpas kejahatan terorisme.
Polisi dan petugas medis berjaga di lokasi insiden penikaman massal di London Bridge, Inggris, Sabtu (29/11/2019). Polisi menembak mati pria bersenjata tajam yang menikam dan melukai sedikitnya lima warga di kawasan tersebut. (Foto: Antara/REUTERS/Peter Nicholls/foc)

Jakarta - Gedung Putih mengecam serangan yang berlangsung di kawasan London Bridge, pada Jumat, 29 November 2019. Pihak Gedung Putih mengatakan mendukung penuh sekutunya Inggris dalam menumpas kejahatan terorisme. 

"Kami mendukung penuh sekutu kami, Inggris," kata juru bicara Gedung Putih Judd Deere, dikutip dari Antara, Sabtu, 30 November 2019.

Sebelumnya, polisi Inggris menembak mati seorang pria setelah beberapa orang ditikam di area London Bridge. Video yang diunggah di Twittter menunjukkan sejumlah orang menjatuhkan si pelaku di area jembatan tersebut.

"Presiden (Donald) Trump telah diberikan informasi soal serangan pagi ini di London Bridge dan sedang memantau situasi," kata Deere melalui pernyataan tertulis.

"Amerika Serikat mengecam keras semua tindakan kekerasan yang mengerikan terhadap orang-orang tidak bersalah dan kami berjanji mendukung penuh sekutu kami, Inggris," ujarnya, []

Berita terkait
Pelaku Terduga Teroris Ditembak Mati di London
Pria yang memakai rompi bunuh diri palsu yang menikam dua warga hingga tewas ditembak mati kepolisian kota London.
Uber Tak Bisa Beroperasi Lagi di London
Transport for London (TfL) tidak lagi memberikan lisensi kepada Uber Technologies Inc untuk beroperasi di London.
Foto: Serba Unik di London Fashion Week 2019
Tidak hanya menyajikan busana yang dirancang sedemekian rupa, London Fashion Week 2019 juga menampil hal-hal yang cukup unik.
0
Tiga Fakta Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat
Raja dan Raju Keraton Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia setelah membuat geger tanah air, kini mereka menjalani hari-hari di dalam penjara.