Amerika Ingatkan Warganya Tidak ke Jepang Selama Olimpiade

Ada risiko Covid-19 pemerintah AS peringatkan warganya agar tidak ke Jepang selama Olimpiade Tokyo 2021
Pengunjuk rasa anti-Olimpiade di depan monumen cincin Olimpiade di luar markas besar Komite Olimpiade Jepang selama unjuk rasa, di tengah wabah COVID-19, di Tokyo, Jepang 18 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Issei Kato)

Jakarta – Amerika Serikat (AS) memperingatkan warganya, 24 Mei 2021, agar tidak melakukan perjalanan ke Jepang, tempat penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020. Langkah ini dilakukan AS berdasarkan risiko pandemi Covid-19 di negara itu semakin besar hanya dua bulan sebelum pesta olahraga itu dimulai.

Olimpiade Tokyo 2020 akan berlangsung dari tanggal 23 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021. Semula akan berlangsung tahun 2020, tapi karen pandemi Covid-19 global penyelenggaraan olimpiade ditunda.

Peringatan itu datang lewat buletin peringatan perjalanan yang diterbitkan Departemen Luar Negeri AS. Jepang dikritik karena lamban dalam memvaksinasi penduduknya. Keputusan terutama didasarkan pada nasihat kesehatan pemerintah serta juga “faktor-faktor sekunder seperti ketersediaan penerbangan komersial, pembatasan masuk warga AS, dan hambatan memperoleh hasil uji Covid-19 dalam tiga hari kalender,” seperti disebutkan dalam buletin itu.

Pengacara Kenji UtsunomiyaPengacara Kenji Utsunomiya, perwakilan dari kelompok anti-Olimpiade, memegang papan yang menunjukkan sosok petisi online saat konferensi pers setelah mengajukan petisi kepada pemerintah Tokyo yang menyerukan pembatalan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 (Foto: voaindonesia.com - AP Photo/Eugene Hoshiko)

Sejauh ini baru 2% dari 125 juta populasi Jepang yang sudah divaksinasi. Jepang mulai memberi suntikan Pfizer pada Februari 2021 dengan prioritas petugas kesehatan dan warga usia di atas 65 tahun. Target pemerintah menyelesaikan inokulasi pada akhir Juli, ketika Olimpiade dimulai. Tetapi menteri mengatakan Olimpiade tidak masuk pertimbangan dalam jadwal inokulasi, serta belum ada tanggal untuk kelompok usia lainnya.

Jepang mengalami perebakan virus corona yang relatif kecil, total ada 12 ribu kematian, tetapi kenaikan infeksi baru-baru ini telah menyebabkan rumah sakit kewalahan. Sebagian besar warga Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade musim panas ini, tetapi penyelenggara mengatakan pesta olahraga itu bisa berlangsung secara aman (ka/ft)/AFP/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Olimpiade Tokyo 2020 Akan Tetap Berlangsung Juli 2021
Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang akan berlangsung, terlepas dari apakah negara itu dalam keadaan darurat pada bulan Juli 2021
Neymar Ingin Main untuk Tim Brasil di Olimpiade Tokyo
Pelatih tim sepak bola olimpiade putra Brasil, Andre Jardine, membenarkan bahwa bintang PSG itu ingin berada di Jepang bersama tim Brasil
Warga Jepang Ajukan Petisi Online Protes Olimpiade Tokyo
Sebuah petisi online yang menyerukan agar Olimpiade Tokyo dibatalkan telah diserahkan kepada pemerintah Tokyo, Jepang
0
Dewas KPK Pecat Penyidik Robin Terkait Suap Tanjung Balai
Dewan Pengawas KPK memecat penyidik Stepanus Robin Pattuju karena terbukti berhubungan dengan perkara Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrial.