UNTUK INDONESIA
Ade Armando Dosen Kontroversial Universitas Indonesia
Ade Armando dikenal sebagai Dosen Universitas Indonesia (UI), aksi kontroversialnya selalu menyita perhatian.
ade Armando. (Foto: Facebook/Ade Armando)

Jakarta - Ade Armando dikenal sebagai Dosen Universitas Indonesia (UI), aksi kontroversialnya selalu menyita perhatian. Ia mengajar di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Ade mengawali karier dengan menjadi anggota Redaksi Jurnal Prisma dari tahun 1988 sampai 1991.

Ia mengenyam pendidikan di SD Banjarmasin 1 Bandung pada 1973. Setelah menghabiskan pendidikan Sekolah Dasar di Bandung, ia melanjutkan sekolah di Bogor, tepatnya di SMP Negeri 2 Bogor pada 1976. Setelah itu, melanjutkan sekolah di SMA Negeri 2 Bogor pada 1980.

Sempat berhenti melanjutkan pendidikan, pada 1988, Ade melanjutkan kuliah Universitas Indonesia untuk jenjang S1. Setelah lulus, ia melanjutkan Magister ke Amerika Serikat di Florida State University pada tahun 1991. Setelah itu, ia melanjutkan jenjang Doktor pada 2006 di Universitas Indonesia.

Ade mengawali karier dengan menjadi anggota Redaksi Jurnal Prisma dari tahun 1988 sampai 1991. Kemudian, ia menjadi Redaktur Penerbit Buku LP3ES dari 1991 sampai 1993. Ia juga sempat menjadi Redaktur Harian Republika dari 1993 sampai 1998.

Setalah usai di Harian Republika, ia kemudian menjadi Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran tradisional, Taylor Nelson Sofres dari 1998 sampai 1999. Setahun disana ia pindah menjadi Direktur Media Watch & Consumer Center pada tahun 2000 hingga 2001.

Ade melanjutkan kariernya menjadi Anggota Kelompok Kerja Tim Antar departemen RUU Penyiaran, Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi pada 2001. Selanjutnya, ia diangkat menjadi Ketua Program S-1 di Ilmu Komunikasi FISIP UI (2001-2003).

Pada 2001, ia dipangggil menjadi Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi–Internews sampai 2002. Selanjutnya dalam 2004 ia bergabung menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sampai 2007.

Pada 2007, Ade bergabung dalam anggota tim asistensi untuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam penyiaran naskah Rancangan Undang-Undang Pornografi sampai 2008.

Selanjutnya, Ade kembali menekuni dunia bidang jurnalistik dan menjadi Pemimpin Redaksi Madina–Online.net, versi dunia maya dari majalah Madina yang dipimpinnya pada 2008 sampai 2009. Saat ini, Ade menjabat sebagai Direktur Komunikasi, Saiful Mujani Research and Consulting.

Ade Armando dikenal sebagai pendiri Lembaga Media Ramah Keluarga (MARKA) pada 1998. Ia bergabung dengan organisasi-organisasi seperti Media Watch and Consumer Center the Habibie Center (MWCC) pada 1999, Masyarakat Tolak Pornografi (MTP) pada 2001, Koalisi Masyarakat Komunikasi dan Informasi (MAKSI) pada 2009, dan Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran pada 2016.

Ade juga pernah menulis beberapa buku, seperti Televisi Jakarta di Atas Indonesia pada 2011 dan Televisi Indonesia di Bawah Kapitalisme Global pada tahun 2016.

Sebagai seorang yang mempunyai banyak pengalaman dalam bidang komunikasi, ia pernah mendapatkan penghargaan Wakil Indonesia dalam “International Visitor Leadership Program” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Februari 2005. 

Pada November 2008, Ade terpilih sebagai salah satu dari 106 nama Pemimpin Muda Indonesia versi Partai Keadilan Sejahtera.

Saat ini, Ade dilaporkan oleh anggota DPR RI Fahira Idris atas unggahan foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dimodifikasi menyerupai Joker. Ia diduga melakukan perubahan terhadap dokumen dan atau informasi elektronik.

Laporan itu terdaftar dalam laporan LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, pada 1 November 2019. Dalam laporannya, anggota DPR RI itu membawa sejumlah barang bukti seperti, tangkapan layar dari unggahan akun Facebook Ade Armando. [Muhammad Nefki Hasbiansyah]

Berita terkait
Ade Armando dan Meme Rizieq Shihab-Anies Baswedan
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando dua kali dilaporkan ke polisi karena mengunggah meme di Facebook. Meme Anies Baswedan dan Rizieq Shihab.
Ade Armando Dilaporkan Soal Wajah Joker Anies Baswedan
Fahira Idris laporkan Ade Armando usai membuat heboh warganet karena mengunggah foto Anies Baswedan berwajah Joker.
Ade Armando Ditolak UI, Ini Kata Menristekdikti
Menristekdikti Mohamad Nasir memberikan tanggapan terkait penolakan Ade Armando menjadi Guru Besar Universitas Indonesia.
0
Orang Batak Sudah Mulai Malu Berbahasa Batak
Trisna Pardede menggelar diskusi soal bahasa Batak bersama Saut Poltak Tambunan, penulis novel berbahasa Batak Si Tumoing Manapu Nipi.