Ada Pandemi, FFI 2020 Tetap Digelar Sesuai Jadwal

Festival Film Indonesia (FFI) 2020 bakal tetap dilaksanakan sesuai jadwal meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Logo Festival Film Indonesia. (Foto: festivalfilm.id)

Jakarta - Festival Film Indonesia (FFI) 2020 bakal tetap dilaksanakan sesuai jadwal meski di tengah kondisi pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Komite Seleksi dan Penjurian FFI, Nia Dinata, dalam peluncuran FFI 2020 secara virtual, pada Selasa, 16 Juni 2020.

Nia Dinata mengatakan, FFI bagi insan perfilman Indonesia sudah seperti sebuah bendera yang harus tetap berdiri tegak. Jika bendera tersebut diturunkan, maka semangat para pasukannya juga bisa ikut semakin terpuruk, mengingat selama masa karantina industri film tidak bisa bergerak.

"Karena ini adalah bendera, kalau bendera jatuh, nanti semangatnya turun jadi tetap diadakan dengan segala fleksibilitas disesuaikan dengan pandemi," kata Nia, dikutip Tagar pada Rabu, 17 Juni 2020.

Selain itu, tutur Nia Dinata, insan perfilman yang bergabung dalam Komite Festival Film Indonesia sudah mulai bekerja sebelum pandemi terjadi. Setelah melalui banyak pertimbangan dan pemikiran, keputusan menyebut FFI tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, yakni 5 Desember 2020.

"Kita di awal Januari sudah bekerja tanpa tahu ada pandemi, kita udah brain storming sehingga saat pandemi menghajar kita di pertengahan Maret, itu yang dipikirkan untuk malam nominasi dan malam anugerah, dipikirkan sangat hati-hati sekali tetap diadakan atau enggak," kata dia.

Gading MartenGading Marten menerima Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2018 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu malam (9/12/2018). (Foto: Instagram/Gading Marten)

Sutradara film Berbagi Suami itu pun menjelaskan mengenai perbedaan FFI dengan sejumlah festival kelas dunia lain yang melakukan pemunduran jadwal dan agenda helatannya, termasuk BAFTA atau Academy Awards. Menurut dia, FFI yang dilaksanakan pada akhir tahun membuat jumlah film yang masuk untuk seleksi masih sanggup untuk berkompetisi.

"Kenapa Oscar dan BAFTA mundur ke 2021, karena kedua ajang kompetisi itu dihadirkan di awal tahun jadi mereka juga tidak punya seleksi yang terlalu banyak karena bioskop berhenti tayang di pertengahan Maret ini. Kalau FFI, tayang di akhir tahun jadi kita masih punya 53 film kalau enggak diadakan semangatnya akan turun," tutur Nia Dinata.

Baca juga: 2 Sutradara Bicara Dampak Corona Bagi Film Indonesia

Hingga saat ini, kata Nia, jumlah film panjang yang masuk untuk seleksi awal FFI adalah 53 film. Jumlah tersebut belum termasuk film dokumenter, film pendek, film animasi dan film eksperimental lainnya.

"Untuk dokumenter dan film pendek, mereka kan base-nya komunitas, jadi kita sudah menggandeng tiga komunitas di masing-masing section untuk mengkurasi apa sih yang sudah tayang dari 1 Oktober 2019 - 30 September 2020. Kabarnya film dokumenter yang bagus-bagus sudah ada di komunitas," ujar dia. []

Berita terkait
Film James Bond No Time To Die Siap Tayang Lebih Awal
Film waralaba James Bond terbaru berjudul No Time To Die, resmi dimajukan jadwal penayangannya.
Usai Running Man, Song Ji-hyo Main di Film Intruder
Aktris Song Ji-hyo tampil dalam film thriller berjudul Intruder, meski telah terlanjur memiliki karakter tomboy dalam acara Running Man.
Main Film dengan IU, Park Seo Joon Sibuk Bentuk Tubuh
Park Seo Joon kian rajin menjalani latihan untuk membentuk tubuh di gym, sebagai persiapan penggarapan film terbaru bersama IU.
0
MAKI Daftarkan Uji Materi soal TWK Pegawai KPK ke MK
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia mengajukan uji materi soal tes wawasan kebangsaan pegawai KPK ke Mahkamah Agung yang saat ini menjadi polemik.