UNTUK INDONESIA
Zidane Heran Madrid Dikritik Meski Menang di el Clasico
Real Madrid meraih kemenangan gemilang atas Barcelona dalam el Clasico. Namun pelatih Zinedine Zidane heran Madrid tetap mendapat kritikan.
Real Madrid meraih kemenangan 3-1 atas Barcelona dalam el Clasico di La LIga Spanyol. Namun pelatih Zinedine Zidane heran Madrid tetap mendapat kritikan. Tampak gelandang Madrid Luka Modric (kanan) hendak membobol gawang Barca di el Clasico. (Foto: Tagar/realmadrid.com)

Jakarta - Real Madrid meraih kemenangan gemilang 3-1 atas Barcelona dalam el Clasico di La Liga Spanyol, Sabtu, 24 Oktober 2020 malam WIB. Hanya pelatih Zinedine Zidane mengaku heran timnya masih saja mendapat kritikan meski menaklukkan rival bebuyutan. 

Madrid menunjukkan penampilan terbaik saat menghajar Barca di kandangnya di Camp Nou. Gol-gol dari Federico Valverde, Sergio Ramos, dan Luka Modric mengantarkan Los Merengues menang atas Barca. Ini untuk kali pertama Madrid mengalahkan rivalnya di Camp Nou sejak 2016. 

Meski menang dan sempat menduduki puncak klasemen, namun Madrid tetap mendapat kritikan. Gara-garanya 2 kekalahan dari tim promosi Cadiz dan Shakhtar Donetsk di ajang Liga Champions menjadikan Madrid tetap mendapat kritikan. 

Apa yang ingin saya katakan adalah saya bangga pada tim ini

Meski demikian Zidane mengaku tak peduli dengan kritikan yang ditujukan kepada tim. Dirinya tetap memuji penampilan pemain. Apalagi, mereka meraih kemenangan di laga tersebut. 

"Saya tidak tahu apakah kritikan itu fair atau tidak fair. Apa yang ingin saya katakan adalah saya bangga pada tim ini," kata Zidane kepada Marca. 

"Kami mengalahkan tim yang selalu menyulitkan. Bahkan [kiper Thibaut] Courtois 2 kali melakukan penyelamatan. Kami juga memiliki kesempatan mencetak 4 gol. Pada akhirnya kami senang karena meraih 3 poin," ucap pelatih asal Prancis ini. 

Zidane Tak Ingin Bungkam Kritik

Menurut Zidane dirinya tak ingin membungkam kritik. Namun dia hanya ingin menunjukkan bila tim tetap percaya dengan kami yang harus dilakukan untuk memenangkan pertandingan.

"Kami datang tidak untuk membungkam kritik. Kami bermain dengan cara kami sendiri dan kami yakin dengan apa yang kami lakukan," ucap dia. 

Kemenangan atas Barca menjadikan Madrid memiliki poin 13. Mereka sempat merebut kembali tahta klasemen meski kemudian diambil alih lagi oleh Real Sociedad yang mengalahkan Huesca 4-1. 

Baca juga: 

Zidane Beberkan Krisis di Madrid Jelang 2 Duel Krusial

Betis Vs Madrid, Penalti Ramos dan Kemenangan ke-100 Zidane

Hasil itu menjadikan Sociedad mengantongi poin 14. Hanya, Los Blancos masih menyimpan satu laga sehingga mereka tetap berpeluang menggeser Sociedad.    

Madrid sendiri akan melakoni pertandingan Liga Champions melawan Borussia Moenchengladbach, 28 Oktober 2020. Zidane yang membawa 21 pemain berharap kembali memetik kemenangan setelah melakukan start buruk di kompetisi Eropa. []

Berita terkait
Menangi El Clasico, Zidane: Real Madrid Tampil Sempurna
Manajer Real Madrid Zinedine Zidane puas timnya bisa memenangi El Clasico dengan menundukkan Barcelona 3-1 di Camp Nou, Sabtu, 24 Oktober 2020.
Hasil el Clasico, Madrid ke Puncak Usai Taklukkan Barca
Real Madrid kembali merebut posisi puncak di La Liga Sanyol. Target kalahkan Barcelona dalam el Clasico, Sabtu, 24 Oktober 2020 akhirnya tercapai.
Krisis di Liga Champions, Shakhtar Permalukan Real Madrid
Krisis Real Madrid berlanjut di Liga Champions. Madrid awali laga di kompetisi Eropa dengan hasil memalukan setelah dikalahkan Shakhtar Donetsk.
0
Zidane Heran Madrid Dikritik Meski Menang di el Clasico
Real Madrid meraih kemenangan gemilang atas Barcelona dalam el Clasico. Namun pelatih Zinedine Zidane heran Madrid tetap mendapat kritikan.