UNTUK INDONESIA
WikiLeaks: CIA Mata-mata Paling Tidak Becus
Pendiri WikiLeaks Julian Assange menuding CIA sebagai agen mata-mata paling tidak becus di dunia.
Para agen CIA berkutat depan komputer memilah dokumen dan memata-matai aktifitas di seluruh dunia. Namun pendiri WikiLeaks, Julian Assange menyebut CIA adalah mata-mata yang paling tidak becus. (Foto: the chaser)

London, (Tagar 17/5/2017) - Pendiri WikiLeaks Julian Assange menuding CIA sebagai agen mata-mata paling tidak becus di dunia. Kritik ini dilontarkan Assange sebagai respon terhadap CIA yang menuduhnya sebagai teman teroris. Perang kata-kata antara WikiLeaks dan CIA terjadi di Russia Today.

Juru bicara CIA, Heather Fritz Horniak melalui emailnya mengatakan, diktator dan teroris seperti Julian Assange tidak memiliki teman. Sebelumnya, mantan agen intelijen dan analis badan hukum, Ray McGovern, meragukan tuduhan CIA yang menuding Rusia berada dibalik serangan cyber dalam pemilu AS tahun 2016 lalu.

”Mungkinkah hack Rusia benar-benar dilakukan oleh John Brennan dari CIA?,” tanya McGovern dalam program “Going Underground” di stasiun televisi Russia Today. Brennan adalah mantan direktur CIA.

Pengganti Brennan, Mike Pompeo, meminta pemerintah AS untuk segera mengadili WikiLeaks yang dia sebut sebagai ”badan intelijen non-negara yang bermusuhan” karena telah menerbitkan dokumen rahasia AS. Pompeo menyerang Assange dengan menjuluki mereka sebagai “setan”.

Assange pun menyerang balik CIA sebagai agen mata-mata paling tidak becus di dunia. Assange juga mengatakan ada sejumlah karyawan pria dan wanita yang bekerja di CIA dan menjadikan WikiLeaks sebagai referensi mereka” ujar Assange. (wwn)

Berita terkait
0
Kata PKS, Presiden Jokowi Lemah dan Plin Plan
Pemerintahan Jokowi periode dua ini masih saja seperti dulu. Lemah dan plin plan. Terlihat saat wabah Covid-19 melanda negara ini. Kata orang PKS.