UNTUK INDONESIA
Wabah Virus Corona, Kota Tianjin China Ditutup
Akibat wabah virus corona otoritas keamanan setempat menutup layanan bus antar provinsi di Kota Tianjin di wilayah China timur.
Corona Virus. (Foto: wikipedia)

Jakarta - Akibat wabah virus corona otoritas keamanan setempat menutup layanan bus antar provinsi di Kota Tianjin di wilayah China timur, demikian dilaporkan surat kabar People's Daily, Minggu, 26 Januari 2020, dikutip dari Antara.

Laporan itu, yang mengutip keputusan Komisi Transportasi Kota Tianjin, tidak menyebutkan kapan layanan-layanan bus tersebut akan dilanjutkan.

56 orang meninggal dan 2.000 terinfeksi 

Sementara itu, hingga Sabtu (25/1/2020), jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona baru di China telah meningkat menjadi 56 sementara mereka yang terjangkiti virus tersebut mencapai hampir 2.000 orang di China.

Pada Minggu, China memastikan bahwa hingga 25 Januari ada 1.975 kasus pasien yang tertular virus corona baru sementara jumlah korban meninggal telah mencapai 56 orang, demikian dilaporkan stasiun penyiaran negara CCTV.

Sementara itu pada Sabtu, Hong Kong menyatakan darurat virus, membatalkan berbagai perayaan serta melarang perjalanan ke China daratan.

Di Hong Kong, ada lima kasus orang mengidap virus tersebut. Pemimpin kota, Carrie Lam, mengatakan penerbangan dan perjalanan kereta cepat antara Hong Kong dan Wuhan akan dihentikan. Sekolah-sekolah di Hong Kong, yang saat ini sedang diliburkan dalam rangka Tahun Baru Imlek, akan tetap ditutup sampai 17 Februari.

Presiden Xi Jinping mengatakan dalam sidang politbiro, Sabtu (25/1/2020), bahwa China sedang menghadapi situasi berbahaya sementara badan-badan kesehatan di seluruh dunia bergelut mencegah wabah itu.

Virus corona diyakini muncul akhir tahun lalu di sebuah pasar ikan di pusat Kota Wuhan, China, dan berasal dari hewan-hewan yang dijual secara ilegal.

Virus sudah menyebar ke kota-kota di China seperti Beijing dan Shanghai, juga ke negara-negara lain termasuk Amerika Serikat (AS), Thailand, Korea Selatan, Jepang, Australia, Prancis, dan Kanada.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pekan ini tidak menyebutkan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, tapi beberapa pakar kesehatan mempertanyakan apakah China bisa terus menahan penyebaran virus menular itu. []

Berita terkait
Tangani Virus Corona, Dokter di Wuhan Meninggal
Liang Wudong, seorang dokter di Rumah Sakit Provinsi Hubei, China, meninggal dunia setelah terjangkit Pneumonia Coronavirus Wuhan.
Korban Keempat Virus Korona di China Meninggal
Jumlah warga China yang tertular virus korona dilaporkan 217, 198 diantaranya ada di Wuhan, korban keempat meninggal awal pekan ini
Awas Virus Korona China Menyebar ke Seluruh Dunia
WHO memberikan peringatan atas kemungkinan penyebaran virus Korona dari China ke seluruh dunia.
0
Tiga Pintu Air Masih Status Siaga Tiga
Tiga pintu air termasuk pintu air Manggarai di Jakarta Selatan, masih berstatus siaga tiga atau waspada.