UNTUK INDONESIA
Volkswagen Produksi Mobil Listrik Secara Massal
Volkswagen mengalihkan strateginya untuk memproduksi mobil listrik secara massal dengan biaya yang efisien.
Mobil istrik Volkswagen D.3 di Frankfurt Motor Show IAA 2019. (Foto: Antara/REUTERS/RALPH ORLOWSKI)

Jakarta - Grup otomotif raksasa Jerman, Volkswagen (VW), meninggalkan obsesinya selama puluhan tahun untuk membangun 'kerajaan otomotif', dan mengalihkan strateginya untuk memproduksi mobil listrik secara massal dengan biaya yang efisien.

Sebutan 'kerajaan' disematkan pada VW karena menjadi induk perusahaan dari ternama otomotif berskala dunia, antara lain Seat, Skoda, Bentley, Bugatti, Lamborghini, Porsche, Ducati dan Audi, serta Scania, MAN dan merek VW itu sendiri.

Di era kepemimpinan Ferdinand Piech (1993-2015), mereka pernah membuat gebrakan dengan mengakuisisi merek mewah Bentley, Bugatti, dan Lamborghini hanya dalam satu tahun.

CEO VW Herbert Diess mengatakan kepada Reuters, dilansir dari Antara, Senin 16 September 2019, bahwa mereka sudah tidak perlu menambah merek kendaraan, melainkan mengoptimalkan merek yang sudah ada untuk bermain di segmen yang potensial di masa depan.

"Kami tidak membutuhkan lebih banyak merek. Dengan sangat sedikit pengecualian, kami dapat memanfaatkan segmen dengan keuntungan besar di dunia dengan merek kami yang sudah ada," kata Herbert Diess.

Pergeseran industri otomotif dari mekanisme mesin bakar internal (combustion engine) ke mobil listrik hingga swakemudi, membuat perusahaan mencari dana untuk riset dan pengembangan, ada juga yang memilih jalur efisiensi agar bisa beralih ke mobil listrik.

Volkswagen termasuk yang memilih jalur efisiensi, berlawanan dengan Fiat Chrysler dan Renault yang menjalin kesepakatan bernilai milyaran dolar AS untuk mengembangkan produk.

Volkswagen juga menghabiskan 88,55 miliar dolar AS untuk pembelian sel baterai dan pengembangan mobil listrik. Mereka menjalin kemitraan dengan Ford untuk menekan biaya produksi. []

Berita terkait
Subaru yang Jajal Pertama Kokpit Digital
Subaru, menjadi pelanggan pertama Denso-BlackBerry yang akan menerapkan teknologi itu pada model Subaru Legacy dan Outback terbaru.
Merawat AC Mobil Agar Tetap Dingin
Kondisi sebaliknya apabila AC mobil rusak atau bermasalah maka kabin akan terasa panas di tengah kondisi lalu lintas yang macet seperti di Jakarta.
Tips Mengendalikan Mobil Ketika Pecah Ban di Jalan Tol
Berkaca pada kasus kecelakaan di jalan tol akibat pecah ban ini, ada trik khusus agar mobil tidak terguling.
0
PSS Tembus 4 Besar Setelah Menang di Kandang
PSS Sleman kembali menembus ppaan atas klasemen Shopee Liga 1 setelah mengalahkan Kalteng Putra 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Jumat 18 Oktober 2019.