UNTUK INDONESIA
Uji Coba Formula E Jakarta Digelar April 2020
Uji coba balapan Formula E akan digelar pada April 2020. Maka itu infrastruktur rute balap mobil listrik itu segera dipersiapkan.
Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto menjelaskan rencana rute sirkuit yang disiapkan untuk balap mobil Formula E di kompleks GBK, Senayan, jakarta, Selasa 11 Februari 2020. Pengelola menyatakan siap menjadikan GBK sebagai tempat yang dipilih sebagai sirkuit Formula E di Jakarta dengan syarat tak akan menggunakan seluruh area dalam \'ring road\' Stadion GBK yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Jakarta - Uji coba balapan internasional mobil listrik di Jakarta, Formula E akan digelar pada April 2020. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui pengembang PT Jakarta Propertindo (Jakpro), segera mempersiapkan infrastruktur rute balap dalam beberapa hari ke depan.

"April sudah harus selesai infrastrukturnya, akan ada uji coba. Jadi dua bulan sebelum event itu harus ada uji coba," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah di Balai Kota Jakarta, Selasa, 11 Februari 2020.

Baca juga: Izin Balapan Formula E Belum Keluar

Kami atas nama Pemprov DKI mengapresiasi putusan dari Komite Pengarah untuk kiranya dilaksanakan di kawasan Monas

Meski belum menentukan rute balapan secara resmi, Saefullah mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta cenderung menggunakan kawasan Monumen Nasional (Monas). Sementara rute alternatif lainnya ialah kawasan kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

“Ada beberapa alternatif, tapi per sore kemarin kayaknya kembali ke Monas. Mensetneg (Menteri Sekretaris Negara) juga sudah kasih lampu hijau buat di kawasan Medan Merdeka,” kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini.

Sebelumnya, Mensetneg Pratikno sebagai Ketua Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka sempat melarang Pemprov DKI menggelar balapan Formula E di kawasan Monas. 

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995, Monas adalah bagian dari Kawasan Medan Merdeka.

Namun, belakangan Komisi Pengarah berubah pikiran. Komisi yang beranggotakan sejumlah menteri itu akhirnya memberikan lampu hijau kepada Gubernur DKI Anies Baswedan

Meski demikian, dalam beberapa hari ke depan, Jakpro sudah dapat mencicil persiapannya.

Sekretaris Daerah DKI SaefullahSekretaris Daerah DKI Saefullah di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2020. (Foto: Tagar/Edy)

“Kami atas nama Pemprov DKI mengapresiasi putusan dari Komite Pengarah untuk kiranya dilaksanakan di kawasan Monas,” kata Saefullah.

Baca juga: Restu Didapat, Jalur Balap Formula E Monas Digarap

Hingga siang ini, 11 Februari 2020, Pemprov DKI Jakarta enggan membocorkan rute pilihannya, sekaligus petanya usai memeroleh izin. 

Rencananya, Pemprov DKI akan mengajukan gambaran rute balapan ke Sekretaris Negara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Sekretaris Negara Praktikno juga akan menyampaikan rutenya dalam konferensi pers. 

"Nanti rutenya akan kami sampaikan ke Mensetneg, nanti akan dijawab detail, akan ada konferensi bersama, Pak Gubernur dan Setneg," ujarnya.

Tentunya, kata Saefullah, Pemprov DKI akan memperhatikan arahan dari Mensetneg. Salah satunya mengenai penjagaan kawasan Monas sebagai cagar budaya selama pembangunan rute hingga acara selesai. “Nanti dijelasan, cagar budaya itu mana, konstruksi bagaimana,” ujarnya. []

Berita terkait
Kata DPRD DKI Mengenai Formula E di Monas
DPRD DKI menyambut positif keluarnya izin Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka untuk balapan Formula E di area Monumen Nasional (Monas).
PDIP-PSI Kritik Anies Baswedan Soal Dana Formula E
Politisi PDI Perjuangan dan Sekjen PSI mengkritik anggaran yang digunakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Formula E. Lebih penting banjir
4 Syarat Anies Dapat Restu Gelar Formula E di Monas
Izin terkait rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar balap Formula E dapat dikantongi asal 4 syarat terpenuhi.
0
KPK Berpeluang Menangkan Kasasi Kasus Rommy di MA
Pakar hukum tata negara Muhammad Fauzan menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang menang kasasi di tingkat MA atas Romahurmuziy.