UNTUK INDONESIA
Tujuh Penyakit yang Menyerang Ahmad Dhani di Penjara
Ini dia tujuh penyakit yang menyerang Ahmad Dhani di dalam penjara.
Ahmad Dhani di penjara Cipinang Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)

Jakarta, (Tagar 28/3/2019) - Belum lama ini, tersiar kabar musisi kontroversial yang kini beralih ke dunia politik, Ahmad Dhani terserang penyakit. Gaya hidup mewah dan nyaman, berbanding terbalik dengan kondisinya sekarang di dalam penjara.

Penjara selalu identik dengan suasana sesak, tidak terawat dan kurang ventilasi, selain itu kurangnya asupan nutrisi menjadi hal yang memicu para tahanan diserang penyakit.

Ruangan yang penuh sesak dan kondisi penjara yang tidak memadai, serta kurangnya asupan nutrisi dapat memicu penyakit.

Mengutip MSNBC, ada beberapa penyakit yang sering dialami narapidana di dalam jeruji besi.

1. Berbagai Macam Penyakit Infeksi

Penjara bisa menjadi tempat berkembang virus dan bakteri, akibat kondisi ruangan tertutup dengan ventilasi yang buruk. Sehingga dapat memicu virus dan bakteri untuk berkembang. Banyaknya jumlah tahanan dalam satu ruangan, mempermudah menyebarnya infeksi pada saluran pernapasan.

2. Penyakit Tuberkulosis (TB)

Penyakit Tuberkulosis bisa menular melalui kuman TB, saat batuk atau bersin. Kurangnya fasilitas ventilasi yang memadai, besar kemungkinan menulari tahanan lain. 

Penjara di berbagai negara di dunia menunjukkan angka prevalensi, dan tingkat insiden yang tinggi untuk penyakit TB.

3. Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C.

Diperkirakan sekitar 40 persen tahanan di penjara terinfeksi Hepatitis C, penyakit ini sebenarnya bisa diobati, tapi banyak penjara yang tidak mau melakukan tes untuk para tahanan. Padahal Hepatitis C adalah penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Sedangkan untuk Hepatitis B, biasanya karena kontak darah atau cairan tubuh antar tahanan yang telah didiagnosis Hepatitis B terutama melalui penggunaan jarum suntik bergantian.

4. Penyakit Menular Seksual.

Kehidupan di penjara, bisa menjadi tempat terjadinya penularan penyakit seksual. Penyakit yang paling sering ditemui adalah klamidia dan sifilis.

5. Penularan Penyakit HIV/AIDS.

Sudah menjadi rahasia umum para tahanan masih tetap bisa menggunakan narkoba, hal ini dapat meningkatkan risiko tertularnya HIV/AIDS. Penggunaan jarum suntik yang tidak steril, membuat tato di dalam penjara dan tidak menggunakan kondom bisa menjadi penyebabnya.

6. Penyakit Kulit

Lingkungan penjara tidak terawat dengan baik, dan penggunaan air yang tidak bersih seringkali menimbulkan masalah pada kulit. Penyakit gatal-gatal, alergi atau kulit menjadi kering menghantui para tahanan.

7. Penyakit Saluran Pencernaan.

Penyakit ini biasanya diakibatkan oleh lingkungan yang tidak bersih, atau kurangnya asupan nutrisi bagi para tahanan. 

Berbagai penyakit seperti diare, maag atau gangguan sistem pencernaan biasanya dialami oleh para tahanan. []

Berita terkait
0
Rekrutmen CPNS 2019, Kemenkeu Resmi Buka 202 Formasi
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi membuka rekrutmen untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Proses dimulai 15-29 November 2019.