UNTUK INDONESIA
Tujuh Museum Wajib Dikunjungi Pencinta Otomotif
Beberapa museum otomotif menjadi salah satu tujuan para pecinta otomotif untuk mengetahui mobil atau sepeda motor legendaris dari masa ke masa.
Salah satu sudut Museum Angkut, Malang. (Foto: Wikipedia)

Jakarta - Terdapat beberapa museum yang menyimpan koleksi mobil atau sepeda motor yang melegenda pada zamannya. Bahkan, bisa jadi jumlah kendaraan tersebut tinggal hitungan jari saja sekarang ini. 

Tidak heran jika beberapa museum ini menjadi tujuan wisata para pecinta otomotif di seluruh dunia.

Berikut Tagar merangkum tujuh museum yang wajib dikunjungi para penyuka otomotif.

1. Toyota Automobile Museum

Toyota Automobile Museum merupakan museum yang didirikan perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota pada 1989 di Kota Nagukate, tidak jauh dari pusat kota Nagoya, Jepang. 

Museum yang memiliki luas keseluruhan 46.700 meter persegi tersebut mengoleksi mobil-mobil legendaris Toyota, seperti Toyota BJ yang menjadi jip pertama mereka, Toyota AA tahun 1939, dan mobil hibrida pertama Toyota, Prius 1997. 

Tidak ketinggalan juga mobil sport legendaris Toyota GT 2000 yang menjadi mobil James Bond dalam film You Only Life Twice tahun 1967.

Selain mengoleksi mobil-mobil legendaris Toyota, museum ini juga menyimpan mobil-mobil legendaris dari pabrikan Jepang, Amerika Serikat, maupun Eropa seperti Ford Model T, Mercedes Benz 500K, DMC DeLorean, Morris Oxford, dan mobil termewah awal abad 20, Rolls Royce Silver Ghost. 

Di samping melihat koleksi mobil, pengunjung dapat membeli replika mobil (diecast) sebagai oleh-oleh.

Toyota Automobile MuseumGedung utama museum Toyota di Nagukate, Jepang. (Foto: marc.merlins.org)

2. BMW Museum

BMW membangun museum untuk menyimpan koleksi mobil-mobil mereka pada 1973. Sempat ditutup dari 2004 untuk renovasi, museum ini kemudian dibuka kembali kepada publik pada 2008. 

Bertempat di Munich, Jerman, museum ini tidak hanya menampilkan jajaran mobil-mobil BMW dari masa ke masa, tapi juga perjalanan sejarah BMW dan manufaktur yang tergabung dalam BMW Group, seperti Automobilwerk Eisenach, Mini, dan Rolls Royce. 

Museum ini juga menunjukkan sejumlah prototipe model-model kendaraan buatan BMW masa lalu seperti pesawat terbang. Tidak ketinggalan, museum ini juga menyuguhkan jajaran sepeda motor BMW Motorrad, termasuk R32, motor pertama BMW. 

Di museum ini, para pengunjung akan menelusuri aula Time Horizon yang menunjukkan perjalanan produk-produk BMW dari pertama berdiri hingga saat ini. 

Tidak ketinggalan jajaran mobil legendaris BMW seperti Isetta, BMW M1, BMW 328 tahun 1936, dan jajaran mobil peforma tinggi mereka, BMW M Peformance.

BMW MuseumGedung utama BMW Museum di Munich, Jerman. (Foto: Flickr)

3. Honda Collection Hall

Honda Collection Hall merupakan museum yang dibangun perusahaan otomotif Jepang, Honda pada 1998. Bertempat di Motegi, Jepang, museum ini awalnya didedikasikan kepada pecinta mobil dan motor Honda, khususnya jajaran mobil dan motor balap mereka. 

Ada tiga lantai dalam gedung yang bisa pengunjung jelajahi. Lantai dasar merupakan toko suvenir atau oleh-oleh yang menjual merchandise.

Memasuki lantai dua, museum ini berisi jajaran sepeda motor Honda dari masa ke masa, seperti Honda A Type, Honda CB, dan sejumlah motor Honda yang digunakan berlaga di kompetisi balap seperti RC181, NR500, 2RC143, dan NSR500. 

Tidak ketinggalan juga Honda RC213V yang digunakan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo berlaga di Moto GP. Di lantai tiga berisi jajaran mobil-mobil sport dan legendaris Honda, seperti pick-up pertama Honda, T360 Pick-Up, mobil Formula 1 Honda yang juara pada 1965 RA272, dan Honda NSX. Tidak hanya itu, di lantai tersebut juga menyimpan sejumlah mobil peforma tinggi Honda yang pernah dijual seperti Civic Type R, dan Accord Euro R.

Selain melihat koleksi mobil, di museum ini juga menunjukkan sejumlah produk inovasi Honda, termasuk robot humanoid mereka, Asimo.

Honda Collection HallGedung museum Honda Collection Hall. (Foto: Wikipedia)

4. Mercedes-Benz Museum

Mercedes-Benz Museum dibangun perusahaan otomotif Jerman, Mercedes-Benz dan Daimler pada 2006 di kota markas mereka, Stuttgart. 

Di dalam gedung seluas 1600 meter persegi tersebut menyimpan sekitar 160 kendaraan Mercedes-Benz yang pernah mereka produksi sejak tahun akhir abad 19, seperti Benz Patent Motor keluaran 1885.

Selain itu, museum ini menyimpan sejumlah produk ikonik Mercy, seperti 600 Pullman, Mercedes Benz Tiger, CLK GTR, 300L Gullwing, dan koleksi super car Mercedes Benz seperti AMG GTR, SLR McLaren, dan 190E Cosworth. 

Di samping jajaran mobil-mobil ikonik Mercy, museum ini juga menampilkan sejumlah produk mobil listrik mereka yang tergabung dalam divisi EQ.

Mercedes-Benz MuseumGedung utama museum Mercedes-Benz. (Foto: mercedesbenz.com)

5. Museo Lamborghini

Museo Lamborghini merupakan museum produsen super car asal Italia, Lamborghini. Meseum milik perusahaan yang awalnya memproduksi traktor tersebut terletak di Sant'Agata, Italia. 

Museum ini didirikan pada 2001 dan direnovasi tahun 2016 lalu. Museum ini menampilkan perjalanan sejarah Lamborghini dari memproduksi traktor hingga jajaran super car saat ini.

Setidaknya ada beberapa jajaran mobil ikonik "banteng emas" tersebut yang ditampilkan di museum ini, seperti Lamborghini Miura, Lamborghini Countach, Lamborghini Diablo, dan sebagainya. 

Museum ini juga menyimpan banyak konsep mobil yang sebelumnya menjadi rencana produksi mereka, seperti Athon, Cheetah, dan Terzo Millenio.

Museo LamborghiniInterior Museo Lamborghini di Italia. (Foto: Wikipedia)

6. Saab Car Museum

Meski sudah tidak lagi memproduksi mobil, tapi produsen otomotif asal Swedia, Saab tetap membuka museum untuk para pecinta otomotif yang ingin mengetahui sejarah perjalanan perusahaan mereka. 

Museum perusahaan yang sebelumnya memproduksi pesawat terbang tersebut terletak di Trollhattan, Swedia dan dibuka sejak 1975.

Museum merek mobil yang dikenal dengan lokasi lubang kunci di dekat tuas persneling ini menyimpan sejumlah produk ikonik Saab dari masa ke masa, seperti Ur Saab tahun 1949, Saab 92 yang pada zamannya dikenal sebagai produk dengan koefisien drag terkecil, yaitu 0.32, dan mobil rally legendaris, Saab 9-3.

Saab MuseumInterior Saab Museum di Trollhattan, Swedia. (Foto: saabmuseum.se)

 7. Museum Angkut

Bagi pecinta otomotif tanah air, tentu tidak asing dengan Museum Angkut yang berada di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Berdiri di atas lahan seluar 3,8 hektare, museum ini didirikan pada 9 Maret 2014. 

Tidak hanya menyimpan koleksi kendaraan bermotor dari zaman dulu, museum ini juga ditata sedemikian rupa sehingga menyerupai tema kota-kota di Eropa seperti Paris dan London. 

Sebagian besar koleksi kendaraan antik di Museum Angkut tersebut masih bisa jalan dengan kondisi yang sangat terawat. Ada beberapa kendaraan unik di museum ini, seperti Ford Mustang 1966, Chrysler Windsor 1952 yang menjadi mobil kepresidenan di era Soekarno, dan mobil massal pertama di dunia, Ford Model T. 

Selain itu, museum ini menampilkan sejumlah replika kereta api, pesawat terbang, dan sejumlah sepeda dari zaman dulu.

Museum AngkutSalah satu sudut Museum Angkut, Malang. (Foto: Wikipedia)



Berita terkait
Lima Kaca Film Terbaik Rekomendasi Pecinta Otomotif
Kaca film efektif untuk menepis gelombang Ultra Violet dan gelombang Infra Red.
Enam Mobil Listrik China Mejeng di Pameran Otomotif
China merupakan pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, mencapai 1,2 juta unit kendaraan listrik dan hybrid pada 2018.
Televisi dan Kamera Jadul di Museum Penerangan
Museum Penerangan di Taman Mini Indonesia Indah menyimpan sejumlah barang teknologi berupa televisi dan kamera jadul alias kuno.
0
Sandiaga Uno Umumkan Kembali ke Partai Gerindra
Sandiaga Uno, wakil presiden 2019-2024 kembali ke Partai Gerindra. Pengumuman kembalinya Sandi diunggah melalui video di Instagram @sandiuno.