Indonesia
The Lion King, Film Animasi Tersukses Diremake 3D
The Lion King, film animasi tersukses dalam sejarah, diremake dalam bentuk 3D dan live action. Hasilnya sebuah tontonan spektakuler.
Aktor dan aktris pengisi suara serta kreator film The Lion king (2019). (Foto: IMDB)

Jakarta - The Lion King, sebuah film animasi tersukses sepanjang sejarah, diremake dalam bentuk 3D yang digabungkan live action. Hasilnya adalah sebuah tontonan yang spektakuler.

Film tersebut tayang perdana di bioskop mulai hari ini. Jon Favreau yang didapuk untuk mengangkat kembali cerita paling populer di era tahun 1990-an itu dengan memakai teknologi terbaru, layaknya saat sutradara Steven Spielberg menghidupkan dinasourus di film The Jurassic Park (1993). 

Seperti dilansir dari Antara, dari segi cerita tidak banyak perubahan, masih mengacu pada skenario asli film yang ditulis oleh Irene Mecchi, Jonathan Roberts, dan Linda Woolverton. 

Ceritanya berkisah tentang Simba yang mengagumi sosok ayahnya, Mufasa, dan siap menjadi pewaris kerajaan. Ternyata itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Pertarungan di Pride Rock membuat Simba diasingkan. Namun persahabatan membuat Simba menjadi sosok dewasa dan siap memperjuangkan apa yang menjadi takdirnya.

Favreau yang pernah berhasil mengangkat superhero Iron Man dan kisah bocah rimba The Jungle Book mencoba mengembangkan dari segi dimensi dan emosi sehingga menjadi tampak lebih nyata dibandingkan dengan versi aslinya tahun 1994.

Penggemar asli film ini dan penonton kekinian akan terpesona dengan The Lion King versi baru ini. Mereka seperti mendapat sebuah pengalaman dan sensasi baru, seru, mendebarkan dan penuh emosi. Anak-anak pasti akan jatuh hati melihat Simba kecil yang lucu dan menggemaskan.

Selain dimanja dengan teknologi modern, penonton juga akan dihibur oleh kehadiran dua sahabat Simba, Pumbaa dan Timon, yang kerap bertingkah konyol dan mengundang gelak tawa. Selain itu, cara film ini menghidupkan setting akan membuat penonton seolah-olah juga berada di padang rumput Afrika.

Lagu dan Musik yang Keren

Jangan lupa, The Lion King (1994) sukses membawa 2 Oscar untuk lagu terbaik (Can You Feel the Love Tonight yang dinyanyikan oleh Elton John) dan penata musik terbaik, Hans zimmer.

Begitu juga dengan film terbaru ini. lagu-lagu yang menjadikan film ini lebih hidup seperti Circle of Life, Hakuna Matata, I Just Can't Wait to Be King, dan tentu saja, Can You Feel the Love Tonight diaransemen ulang menjadi menarik.

The Lion King (1994) adalah film pertama yang diisi oleh aktor-aktor yang sudah punya nama, seperti Rowan Atkinson, James Earl Jones, Jeremy Irons, Matthew Broderick, dan lain-lain. Sebelumnya, jarang ada film animasi yang diisi oleh aktor populer, kecuali Aladin (1992) yang hanya diperkuat oleh mendiang Robin Williams saja.

Versi 2019 juga menampilkan jajaran aktor dan aktris populer yang menghidupkan kembali karakter ikonik, yaitu Donald Glover yang mengisi suara Simba, Beyonce pengisi suara Nala, dan James Earl Jones yang kembali menyuarakan Mufasa ayah Simba. Selain itu, juga ada Chiwetel Ejiofor pengisi suara Scar dan Alfre Woodard pengisi suara Sarabi, ibu Simba.

The Lion King (2019) masih merupakan film keluarga yang menghibur sekaligus sarat makna.

Film Animasi Paling Sukses Sepanjang Sejarah

Pada masanya, The Lion King (1994) adalah film animasi paling sukses yang pernah dibuat. Dengan budget $45 juta, film ini mengumpulkan $312 juta untuk peredaran hanya di Amerika saja. Sedangkan total pendapatan di seluruh dunia adalah $987 juta.

Dengan pendapatan fantastis seperti itu, tentu banyak sekali penonton asli film ini yang benar-benar menantikan The Lion King versi 2019 tersebut. Apalagi, film ini juga dikembangkan secara fantastis. [] 

Baca juga:

Berita terkait
0
Ma'ruf Amin Kenang Jadi Petinggi PKB 20 Tahun Lalu
Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin mengenang kembali jabatannya sebagai salah satu petinggi partai PKB pada 20 tahun silam.