UNTUK INDONESIA
Ternyata Ini Alasan Banyak Orang Berburu CPNS
CPNS masih menjadi primadona yang setiap tahun diburu para pencari kerja. Ternyata ini alasan banyak orang berburu CPNS.
Ilustrasi ujian CPNS. (Foto: Antara)

Jakarta, (Tagar 20/9/2018) - Sejak Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Rabu (19/9), mengetahui hal tersebut antusias masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai CPNS pun meningkat.

Sebelumnya para pendaftar sempat kecewa, dikarenakan di hari pembukaan pendaftaran situs sscn.bkn.go.id tidak dapat diakses. Mereka meluapkan kekesalanya di media sosial, sehingga kemarin hastag #CPNS2018 menjadi trending topik Twitter.

Trending TopikAkibat tidak dapat diaksesnya situs sscn.bkn.go.id para pendaftar meluapkan kekecewaanya dalam media sosial Twitter. (Foto: Twitter)

Setelah ditelusuri oleh tim Tagar News melalui situs penghitung jumlah pengunjung atau traffic website, diketahui sejak bulan Agustus 2018 hingga sekarang, terdapat 3.500.000 pengunjung yang mengakses situs sscn.bkn.go.id, dan jumlah tertinggi ada di bulan Juli 2018 yaitu sebanyak 5.600.000 pengunjung.

Jumlah Pengunjung sscn.bkn.go.idJumlah pengunjung yang mengakses situs sscn.bkb.go.id terhitung sejak Juli hingga September 2018. (Foto: similarweb)

Bukan tanpa alasan mengapa para pendaftar CPNS begitu banyak dan sangat antusias, berdasarkan data dari BKN, yang diambil dari laman setkab.go.id pada 31 Agustus 2017, Iwan Hermanto selaku Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN memaparkan ada sebanyak 1.133.181 pelamar yang mendaftarkan diri sebagai CPNS baik itu pelamar untuk Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) maupun untuk pelamar Mahkamah Agung (MA).

"Rincian jumlah pelamar Kemenkumham sebanyak 1.102.466 dan jumlah pelamar MA sebanyak 30.715," ujar Iwan.

Tunjangan Menjadi Alasan Para Pendaftar CPNS

Tunjangan yang besar dan jaminan di hari tua adalah salah satu alasan mengapa banyak orang menginginkan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Lebih enak aja sih, kalau jadi PNS. Tunjangannya lumayan, udah gitu hari tuanya juga terjamin," kata Budi Ramdhani, seorang pendaftar yang dihubungi oleh Tagar News.

Nurul Fauziah yang baru saja menyelesaikan S1 Manajemen di STIE Ekuitas, Bandung, menjelaskan bahwa mendaftar sebagai CPNS dapat memberikan kontribusi bagi negara. "Coba-coba saja. Soalnya baru lulus kuliah juga. Pikiran masih fresh untuk ikut ujian CPNS," ujar Nurul. 

"Selain itu, kalau kerja di instansi pemerintahan, ya setidaknya saya bisa menyumbang pemikiran, disamping bisa dapat tunjangan yang dibilang orang, baik," lanjutnya.

Daftar PNS Hanya untuk Gengsi Semata

Medrial AlamsyahPengamat Reformasi Birokrasi Indonesia, Medrial Alamsyah. (Foto: wikipedia)

Dilansir dari laman vice.com seorang pengamat Reformasi Birokrasi Indonesia, yang juga menjabat sebagai Direktur Study For Indonesia Goverment Indepth (SIGI), Medrial Alamsyah menjelaskan bahwa fenomena masyarakat yang lebih tertarik untuk menjadi PNS yaitu dikarenakan hanya untuk mengejar status sosial.

"Kalau penjelasan yang ada dari dulu secara antropologi dan sosiologi, masih persoalan feodalisme yang melekat di masyarakat. Jadi mereka menganggap bahwa jadi PNS itu adalah sebagai satu kelompok feodal, kelompok elite yang dihargai orang. Dianggap punya kedudukan terhormat di masyarakat," ungkap pria kelahiran asal Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat.

Menurutnya pola hidup yang ingin bekerja santai juga merupakan faktor yang menjadi pilihan mengapa banyak orang di Indonesia lebih memilih untuk mendaftar CPNS.

"Kecenderungan masyarakat kita kan ini relatif gampang. Jadi pegawai, datang tiap hari ke tempat kerja, dapat gaji, mereka enggak peduli jiwa enterpreneurship masyarakat kita ini masih rendah. Mereka lebih memilih dapat gaji buta ketimbang berusaha dan berinovasi," tambahnya.

Selain itu sistem pemerintahan yang sudah tertanam dari sejak dulu, juga menjadi faktor penting yang membuat sektor lowongan pekerjaan untuk menjadi pegawai negeri dengan kuota yang besar terbuka.

"Mungkin juga karena pemerintahnya yang sudah terbiasa dengan sistem feodal, yang terbiasa menikmati titah dari institusi, mereka tidak berpikir kemudian bagaimana cara lapangan kerja dari sektor swasta ini meningkat. Pemerintah, terutama pemerintah daerah, tidak memikirkan bagaimana menciptakan lapangan kerja. Lapangan kerja yang mereka lihat satu-satunya mudah diciptakan adalah PNS, memperbesar ukuran birokrasi, seakan-akan satu-satunya lapangan kerja di daerah itu adalah menjadi PNS," ungkap Medrial Alamsyah menyambung dari pernyataan sebelumnya.

Itulah beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa sampai saat ini pendaftaran lowongan CPNS masih menjadi primadona yang setiap tahunnya diburu para pencari kerja khususnya mereka yang baru saja lulus dari jenjang pendidikan. []

Berita terkait
0
Kebakaran Hutan di Gowa Diperkirakan Capai 10 Hektare
Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lompobattang Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa diperkirakan mencapai 10 hektare.