UNTUK INDONESIA
Tanya Jawab tentang Virus Corona Baru
Di saat warga dunia panik menghadapi virus corona baru, tapi tidak sedikit pula yang menebar hoaks tentang virus ini sehingga menambah panik
Kesiagaan menghadapi virus corona baru (Foto: abc7news.com)

Jakarta - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memonitor informasi yang ngasur atau hoaks tentang virus corona. Maka, agar tidak terkecoh dengan informasi yang tidak akurat atau hoaks, berikut ini tanya-jawab tentang virus corona yang disadur dari laman WHO.

Tanya (T): Apa itu virus corona (2019-nCoV)?

Jawab (J): Virus Corona adalah keluarga besar virus yang diketahui menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa sampai penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

T: Apa pula virus corona baru?

J: Novel coronavirus (CoV) adalah jenis baru virus corona yang sebelumnya belum diidentifikasi pada manusia.

T: Apakah manusia bisa terinfeksi virus corona baru yang bersumber dari hewan?

J: Investigasi terperinci menemukan bahwa SARS-CoV ditransmisikan dari kucing luwak (musang) ke manusia di Cina pada tahun 2002, sedangkan MERS-CoV menular dari unta dromedaris ke manusia di Arab Saudi pada tahun 2012. Beberapa virus corona diketahui ada pada hewan yang belum menginfeksi manusia. Ketika pengawasan meningkat di seluruh dunia, lebih banyak virus corona yang mungkin diidentifikasi.

T: Apa saja gejala seseorang yang terinfeksi virus corona?

J: Itu tergantung pada virus, tapi tanda-tanda umum termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas, dan kesulitan bernapas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

T: Apakah ada vaksin untuk virus corona baru?

J: Ketika suatu penyakit baru, tidak ada vaksin sampai dikembangkan. Butuh beberapa tahun untuk mengembangkan vaksin baru?

T: Apakah ada pengobatan untuk virus corona baru?

J: Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit yang disebabkan oleh coronavirus baru. Namun, banyak gejala dapat diobati dan oleh karena itu perawatan didasarkan pada kondisi klinis pasien. Selain itu, perawatan suportif untuk orang yang terinfeksi dapat sangat efektif.

T: Apa yang bisa saya lakukan untuk melindungi diri?

J: Rekomendasi standar untuk mengurangi paparan dan penularan berbagai penyakit termasuk menjaga kebersihan tangan dan pernapasan dasar, dan praktik makanan yang aman dan menghindari kontak dekat, jika mungkin, dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

T: Apakah petugas kesehatan berisiko tertular virus corona baru?

J: Ya, mereka bisa tertular karena petugas kesehatan melakukan kontak dengan pasien lebih sering daripada masyarakat umum. WHO merekomendasikan agar petugas kesehatan secara konsisten menerapkan pencegahan infeksi dan langkah-langkah pengendalian yang tepat.

T: Apa rekomendasi WHO untuk negara-negara terdampak virus corona?

J: WHO mendorong semua negara untuk meningkatkan pengawasan mereka terhadap infeksi saluran pernapasan akut yang parah (SARI), untuk meninjau dengan cermat setiap pola yang tidak biasa dari kasus SARI atau radang paru-paru dan untuk memberi tahu WHO tentang setiap dugaan atau konfirmasi kasus infeksi dengan virus corona baru. Negara-negara didorong untuk terus memperkuat kesiapsiagaan mereka terhadap keadaan darurat kesehatan sejalan dengan Peraturan Kesehatan Internasional (2005).

T: Di mana saya dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang virus corona yang sudah dikenal?

J: Untuk informasi lebih lanjut tentang MERS-CoV di sini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang SARS-CoV di sini. []

Berita terkait
Netizen Jangan Sebarkan Hoaks Virus Corona
Netizen diminta cerdas dan bijakasana dalam memilih serta menyebarkan informasi soal virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, China tersebut.
Wabah Virus Corona yang Bikin Warga Dunia Panik
Setelah wabah SARS-CoV tahun 2002 dan MERS-CoV tahun 2012 yang mematikan, sekarang terdeteksi pula virus corona yang bikin warga dunia panik
RS TNI AL Isolasi Pasien Virus Corona di Makasar
Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Makassar menggelar simulasi penanganan pasien terjangkit Virus Corona.
0
Hendak Balap Liar, Polisi Ambon Tahan 5 Sepeda Motor
Kerap menganggu dan ketenangan warga, polisi di kota Ambon menahan lima motor yang kerap dipakai untuk balap liar