Taliban Umumkan Kabinet Baru di Tengah Protes Rakyat

Pasukan Taliban resmi mengumumkan pemerintahan baru di tengah meningkatnya protes rakyat Afghanistan di Kabul
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid. (Foto: Dok. Pars Today)

Jakarta - Pasukan Taliban resmi mengumumkan pemerintahan baru di tengah meningkatnya protes rakyat Afghanistan di Kabul dan kota-kota lain.Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dalam konferensi pers di Kabul, Selasa, 7 September, memperkenalkan para menteri pemerintahan baru Afghanistan.

“Di pemerintahan mendatang, kami akan berusaha merangkul orang-orang dari berbagai kelompok etnis. Kami akan mencoba melibatkan semua lapisan masyarakat Afghanistan pada pemerintahan berikutnya,” ujarnya seperti dikutip Pars Today dari laman Farsnews.

Dia menuturkan Mullah Haibatullah Akhundzada akan tetap menjadi pemimpin Taliban dan nama resmi pemerintahan baru adalah Imarat Islam Afghanistan.

“Kami berharap dunia akan mengakhiri permusuhannya dengan Afghanistan dan mengulurkan tangan kepada rakyat Afghanistan,” ujar Mujahid.

“Pemerintahan baru akan menjadi pemerintahan sementara, dan anggota senior Taliban, Mullah Mohammad Hassan Akhund menjabat sebagai penjabat perdana menteri baru,” ujarnya.


Kami berharap dunia akan mengakhiri permusuhannya dengan Afghanistan dan mengulurkan tangan kepada rakyat Afghanistan.


Abdul Ghani Baradar menduduki posisi wakil pertama perdana menteri Afghanistan. Mullah Yaqoob akan memimpin kementerian pertahanan, sedangkan posisi menteri dalam negeri diberikan kepada Sirajuddin Haqqani.[]

Baca Juga:

Berita terkait
Eks PM Inggris Sebut Biden Bodoh Tarik Pasukan dari Kabul
Mantan Perdana Menteri Inggris John Major menyebut penarikan pasukan Barat dari Afghanistan sebagai langkah sangat bodoh Amerika Seritkat (AS).
Amerika Bantah Menelantarkan Anjing di Bandara Kabul
Pentagon bantah bahwa personel militer Amerika Serikat (AS) meninggalkan beberapa ekor anjing mereka di Bandara Kabul
Menlu: AS Geser Misi Diplomatik dari Kabul ke Doha
Sebelumnya, AS mengumumkan selesainya penarikan semua pasukannya dari Afghanistan, mengakhiri perang yang berlangsung selama 20 tahun.
0
Taliban Umumkan Kabinet Baru di Tengah Protes Rakyat
Pasukan Taliban resmi mengumumkan pemerintahan baru di tengah meningkatnya protes rakyat Afghanistan di Kabul