Indonesia
Taklukkan Senegal, Aljazair Juara Piala Afrika
Aljazair tampil sebagai juara Piala Afrika 2019 setelah di final mengalahkan Senegal 1-0, Sabtu 20 Juli 2019 dini hari WIB.
Aljazair tampil sebagai juara Piala Afrika 2019 setelah di final mengalahkan Senegal 1-0 di Stadion International, Kairo, Mesir, Sabtu 20 Juli 2019 dini hari WIB.

Jakarta - Aljazair tampil sebagai juara Piala Afrika 2019 setelah menaklukkan Senegal 1-0 dalam laga final di Stadion International Kairo, Mesir, Sabtu 20 Juli 2019 dini hari WIB. Ini menjadi gelar kedua Aljazair setelah memenanginya pada edisi 1990 yang digelar di negara sendiri. 

Pertandingan puncak Piala Afrika sedikit di luar ekspetasi karena hanya satu gol yang tercipta. Padahal, duel final dimotori dua bintang Liga Premier Inggris. Gelandang Manchester City Riyad Mahrez menjadi kapten Aljazair. 

Sedangkan Senegal mengandalkan pemain depan Liverpool, Sadio Mane. Sayangnya, bek andalan Lions of Teranga yang bermain di Napoli, Kalidou Koulibaly, absen karena akumulasi kartu kuning.  

Hanya, kehadiran Mahrez dan Mane tidak berdampak besar bagi kedua tim. Aljazair sendiri sedikit diuntungkan dengan absennya Koulibaly. Terbukti, mereka bisa mencetak gol cepat. 

Gol yang menjadi penentu kemenangan Aljazair dihasilkan striker Baghdad Bounedjah saat pertandingan baru berjalan dua menit. Berawal dari sepakan Bounedjah ke gawang yang mengenai bek Senegal, Salif Sane. Bola kemudian berubah arah dan melambung di atas kiper Alfred Gomis. 

Gomis yang sudah mati langkah berharap bola melambung di atas mistar gawang. Namun harapannya tak kesampaian. Dia hanya bisa menyaksikan bola masuk ke gawangnya. Demikian dari laman resmi turnamen. 

Gol itu langsung disambut meriah pendukung Aljazair. Unggul lewat gol cepat, tim berjuluk Desert Foxes segera berganti strategi. Mereka bertahan total sepanjang pertandingan untuk mempertahankan skor 1-0 itu. 

Strategi bertahan menjadikan pemain Aljazair bekerja dan bermain keras. Tidak kurang 32 pelanggaran dilakukan oleh pemain asuhan Djamel Belmadi untuk mengamankan keunggulan itu.

Namun keberhasilan mereka juga tidak terlepas dari penampilan gemilang kiper Rais M'Bolhi yang beberapa kali melakukan penyelamatan. Tercatat tendangan bebas gelandang Henri Saivet dan tembakan jarak jauh bek Yossouf Sabaly berhasil diamankan M'Bolhi. 

Dia juga mampu mempersempit ruang tembak M'Baye Niang ketika berada dalam situasi satu lawan satu. Akibatnya, tendangan mantan pemain AC Milan itu gagal mencapai sasaran. 

Senegal sempat berharap menyamakan kedudukan saat wasit Neant Alioum menunjuk titik putih menyusul dugaan handball oleh Adlene Guedioura menit 60. Keputusan itu membuat suporter Senegal bersorak.

Namun setelah meninjau tayangan ulang VAR, Alioum menganulir keputusannya dan menilai Guedioura tidak secara sengaja melakukan gerakan untuk menghalau bola dengan tangan. Atas keputusan wasit, giliran pemain Aljazair di bangku cadangan dan suporter bersorak.

Senegal masih berusaha mengejar ketinggalannya. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil. Upaya Senegal mempertajam lini depan dengan memasukkan Mbaye Diagne juga tak membuahkan hasil. Skor tak berubah sampai akhir pertandingan.[]

Baca juga:

Berita terkait
0
Kepolisian Jamin Keamanan Warga Papua di Kudus
Kepolisian Kudus, Jawa Tengah, menjamin keamanan 23 warga Papua yang menempuh pendidikan tingkat SMA di Kabupaten Kudus.