UNTUK INDONESIA
Tak Ada Messi, Barcelona Kecewakan Pelatih
Tidak ada Lionel Messi, Barcelona seperti tidak ada apa-apanya meski hanya melawan tim Divisi Tiga, UD Ibiza di Copa del Rey.
Barcelona tampil mengecewakan tanpa Lionel Messi meski menang 2-1 atas Ibiza di Copa del Rey dan lolos ke 16 Besar. Striker Antoine Griezmann (kanan) menjadi penentu kemenangan setelah memborong dua gol di laga itu. (Foto: standard.co.uk)

Jakarta - Tidak ada Lionel Messi, Barcelona seperti tidak ada apa-apanya meski hanya melawan tim dari Divisi Tiga, UD Ibiza di Copa del Rey. Beruntung, Barca menang 2-1 dan lolos ke babak 16 Besar dalam laga pada Kamis 23 Januari 2020 dini hari WIB. 

Pelatih Quique Setien sesungguhnya berharap tim tetap solid saat tidak ada Messi. Pasalnya tidak dipungkiri bila ketergantungan terhadap kapten tim nasional Argentina ini masih sangat besar. Termasuk saat Setien melakukan debut sebagai pelatih Barca menggantikan Ernesto Valverde. 

Di pertandingan melawan Granada, Setien diselamatkan Messi sehingga debutnya berakhir manis. Barca menang 1-0 dan pencetak golnya tak lain, Messi. 

Ini pertandingan yang berat. Apalagi kami bermain buruk di babak pertama karena tidak ada tendangan ke gawang

Saat melakoni laga tandang melawan Ibiza yang merupakan tim dari Segunda B atau Divisi Tiga, Setien pun tak perlu menurunkan Messi. Absennya striker Luis Suarez pun tak dikhawatirkan Setien. 

Pasalnya ada striker Antoine Griezmann bersama Ansu Fati sudah bisa diandalkan untuk memenangkan Blaugrana. Apalagi di tengah diisi gelandang terbaik Ivan Rakitic dan Frenkie de Jong. 

Namun Barca seperti tak bisa berbuat apa-apa. Padahal mereka sepenuhnya menguasai permainan. Bahkan ball possession Barca mencapai 78 persen. Hanya, bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah dan tidak ada satu pun tendangan ke gawang. 

Barca hanya melakukan tiga tendangan ke gawang. Beruntung, dua dari tendangan itu yang dilakukan Griezmann bisa menggetarkan jala Ibiza. Pelatih Setien pun selamat dari hujatan bila Barca tersingkir dari Copa del Rey saat dirinya baru memulai pekerjaannya. 

Saat disinggung kemungkinan Barca mengalami kekalahan, Setien tak menepisnya meski sampai menit terakhir skor masih imbang 1-1. Beruntung, Griezmann membatalkan kemungkinan pertandingan diselesaikan lewat adu penalti lewat gol menjelang bubaran.

"Kalah atau imbang selalu merupakan pilihan. Terutama bila hanya dilaksanakan satu pertandingan saja. Situasinya akan berbeda bila ada pertandingan kedua yang digelar di kandang kami," kata Setien kepada Marca

"Bagi mereka (Ibiza) ini jelas pertandingan penting. Tak heran bila mereka tampil habis-habisan di pertandingan ini," ucap dia. 

Sementara, Griezmann mengakui pertandingan melawan Ibiza memang tidak mudah. Namun motivasi tim untuk menjadi juara membuat mereka berusaha memenangkan pertandingan.

"Ini pertandingan yang berat. Apalagi kami bermain buruk di babak pertama karena tidak ada tendangan ke gawang," ujar Griezmann.

"Tetapi kami ingin juara sehingga termotivasi memenangkan pertandingan ini. Dan, saya ada di sini untuk membantu mencetak gol atau membuat assist dan bekerja," katanya. 

"Tentu penampilan saya belum mencapai puncak dan terus memperbaiki diri. Saya berterima kasih kepada rekan tim yang memungkinkan saya memiliki dua peluang dan menghasilkan gol," jawab dia.

Kemenangan di Copa del Rey menjadikan Setien meraih hasil sempurna di dua pertandingan pertama bersama Barca. Namun dirinya akan mendapat ujian yang sesungguhnya saat Barca melakoni laga tandang melawan Valencia di La Liga Spanyol akhir pekan ini. []

Berita terkait
Pelatih Quique Setien Tak Senang Performa Barcelona
Pelatih anyar Barcelona, Quique Setien, mengaku tidak senang dengan performa tim biar pun mengalahkan Ibiza di Copa del Rey
Barcelona Vs Granada, Yakin Menangi Semua Titel
Pelatih Barcelona Quique Setien lakukan debut bagus saat menang 1-0 atas Granada. Kemenangan yang membuat Barca percaya diri menangi banyak trofi.
Absen 4 Bulan, Barcelona Cari Pengganti Luis Suarez
Barcelona terpaksa mencari striker baru karena cedera lutut Luis Suarez memaksa dia harus absen selama empat bulan.
0
Musisi Aceh Rilis Lagu Religi di Tengah Wabah Corona
Musisi Aceh, Joel Pase bakal merilis lagu berjudul ‘Ramadan yang Dinanti’ pada Jumat, 1 Mei 2020 besok.