Sultan Beri Iming-iming Turis Vietnam ke Yogyakarta

Sultan HB X memberi insentif bagi wisatawan Vietnam ke Yogyakarta. Langkah ini agar pariwisata Yogyakarta semakin dikenal mancanegara.
Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Pham Vinh Quang (kanan) datang menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X membicarakan beberapa kerja sama. (Foto: Tagar/Ratih Keswara)

Yogyakarta - Keinginan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk terus mengembangkan dunia pariwisata Yogyakarta di mata mancanegara semakin besar. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menjalin kerja sama dengan negara-negara sahabat melalui berbagai paket wisata.

Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY Arief Hidayat menggatakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X berkeinginan wisata Yogyakarta bisa semakin dikenal oleh mancanegara. Pemda DIY sedang berjuang untuk mewujudkan itu, salah satunya dengan mengajak kerja sama dengan Vietnam.

“Saat ini, sekitar 80.000 wisatawan asal Vietnam yang mengunjungi Indonesia tiap tahunnya. Sayangnya, sebagian besar dari wisatawan ini justru ke Bali. Ini karena mereka lebih kenal Bali,” ujar Arief usai menemani Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat bertemu Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Pham Vinh Quang, Arief di Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin 23 Desember 2019.

Menurut Arief kedatangan Duta Besar Vietnam ini ingin mengajak Pemda DIY bekerja sama di bidang ekonomi dan pariwisata. Pada kesempatan itu, Gubernur DIY menawarkan untuk dilakukan pengalihan lokasi wisata dari Bali ke Yogyakarta. Selain dalam rangka mengenalkan wisata Yogyakarta, hal ini juga sekaligus menawarkan wisata lain pada para turis Vietnam.

“Inisiasinya, dari rata-rata lima hari orang Vietnam berlibur di Bali atau Indonesia, bikin satu hari satu malam mereka bisa mengunjungi di Yogyakarta. Nantinya bisa dibuatkan konsep paket wisata khusus untuk ke Yogyakarta,” kata Arief.

Menurut dia dalam hal ini, Gubernur DIY tidak sekedar meminta dialihkan lokasi wisata, tapi juga akan ada insentif. Mulai dari insentif pada tiket pesawat, penginapan, maupun paket wisata, bahkan jika perlu hingga menyiapkan makanan Vietnam di Yogyakarta.

Nantinya bisa dibuatkan konsep paket wisata khusus untuk ke Yogyakarta.

“Hal ini tentu mendapat sambutan dari Duta Besar Vietnam. Duta Besar Vietnam bahkan meminta Yogyakarta turut andil dalam memasok produk-produk makanan dan olahana makanan ke Vietnam,” katanya.

Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, Pham Vinh Quang mengungkapkan rasa terima kasihnya telah diterima dengan baik oleh Gubernur DIY. Terkait usulan pengalihan objek wisata ke Yogyakarta, ia sangat mendukung dan mengaku akan menginisiasinya.

“Ide yang diberikan Bapak Gubernur agar ada masa di mana wisatawan kami bisa berkunjung ke Yogyakarta setelah Bali menurut saya sangat menarik. Saya sendiri tidak pernah terpikir jika hal ini bisa dilakukan,” ujarnya. []

Baca Juga:

Berita terkait
Jasad Wisatawan Mengapung di Pantai Gunungkidul
Dua orang ditemukan tewas di Pantai Slili Gunungkidul. Kedua korban merupakan wisatawan dan pemilik wahana di pantai itu.
Saran Wishnutama Selfie Wisata Aman di Kulon Progo
Menteri Wishnutama mengunjungi sejumlah objek wisata di Kulon Progo. Potensinya banyak, tapi perlu lebih safety termasuk saat selfie.
Jamban, Toilet Canggih Manjakan Wisatawan Yogyakarta
Jamban, toilet berbasis aplikasi hadir di Yogyakarta. Hadirnya semakin memanjakan wisatawan sekaligus mengokohkan Yogyakarta sebagai Kota Wisata.
0
27 Juta Suntikan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
Vaksinasi yang dilakukan pemerintah hingga Senin, 31 Mei 2021, akan mencapai angka 27 juta suntikan vaksinasi