Soal Pengganti Noel Ebenezer yang Ditangkap KPK, Prabowo: Ada Nanti

Presiden Prabowo Subianto angkat bicara mengenai mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang ditangkap KPK.
Presiden Prabowo Subianto angkat bicara mengenai mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel. (Foto: Tagar/Dok istimewa)

TAGAR.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto angkat bicara mengenai mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia menyebut bahwa kasus Noel sudah diurus.

"Sudah diurus semuanya itu," kata Prabowo usai meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Mahar Mardjono di Jakarta Timur, Selasa (26/8).

Saat ditanyai mengenai pengganti Noel, ia menyebut sudah disiapkan.

"Ada nanti," ucapnya.

Namun, Prabowo tidak menyebutkan siapa pengganti Noel untuk mengisi posisi Wamenaker.

Kasus ini terungkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8) malam. Dalam OTT itu, KPK sempat mengamankan sebanyak 14 orang. Sebanyak 11 di antaranya, termasuk Noel, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut, KPK mengungkapkan bahwa pemerasan ini terjadi pada 2019-2024.

KPK menjelaskan bahwa dalam proses penerbitan sertifikat tersebut, harganya dibuat mahal dan uangnya mengalir ke sejumlah pejabat. Nilainya tak tanggung-tanggung, yakni mencapai Rp 81 miliar.

Dalam kasus ini, Noel diduga menerima jatah Rp 3 miliar dan motor Ducati.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Noel juga menyampaikan permohonan maafnya kepada sejumlah pihak. Noel juga membantah telah di-OTT KPK. Dia juga menyebut kasus yang menjeratnya bukanlah terkait pemerasan.

Noel berharap mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto usai dijerat sebagai tersangka oleh KPK. Kini, Noel telah diberhentikan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wamenaker. []

Berita terkait
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Sakti ke Belasan Tokoh Integrasi Timor Timor
Presiden Prabowo Subianto memberikan anugerah Bintang Sakti kepada belasan tokoh integrasi Timor-timor.
Presiden Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Mendadak Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang Ilegal
Seskab Teddy juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup selama lebih dari empat jam
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Tambang Ilegal
Prabowo Subianto memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga ke kediaman pribadinya.