UNTUK INDONESIA

Snapchat Rilis Fitur Spotlight, Siap Saingi TikTok

Fitur Spotlight ini memungkinkan pengguna berbagi konten video vertikal, berdurasi maksimal 60 detik, secara publik di Snapchat.
Fitur Spotlight di Snapchat. (Foto: Tagar/Snapchat)

Jakarta - Perusahaan induk Snapchat, Snap Inc, siap menjadi pesaing TikTok dengan meluncurkan fitur Spotlight. Demi melariskan fitur barunya, Snapchat bahkan siap menggelontorkan dana hingga 1 juta dolar atau sekitar Rp14,2 miliar rupiah, untuk pengguna yang mengunggah konten Spotlight.

“Hari ini, kami memperkenalkan fitur terbaru, Spotlight, untuk menyoroti Snap paling menghibur yang dibuat komunitas Snapchat,” tulis Snap dalam blog resminya, sebagaimana dikutip Tagar, Rabu, 25 November 2020.

Dilansir dari The Verge, Snap akan membayar kreator setiap harinya sampai akhir 2020. Sayangnya, fitur Spotlight baru tersedia di 11 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, dan Australia. Belum ada yang masuk ke negara Asia.

Snap tampak serius menggagas fitur Spotlight. Tidak peduli berapa pun pengikut akun Snapchat pengguna, jika kontennya viral dan memiliki lebih banyak view dibanding konten lain pada hari itu, Snap bersedia membayar kreator.

Namun, untuk mendapatkan insentif, konten yang dikirim ke Spotlight harus mengikuti pedoman dan ketentuan Snap. Pengguna di bawah usia 16 tahun tidak diizinkan memperoleh penghasilan ini.

“Kami merancang Spotlight dengan memperhatikan kesejahteraan komunitas, sambil menjalankan nilai-nilai Snapchat,” ujar Snap.

Fitur Spotlight ini memungkinkan pengguna berbagi konten video vertikal, berdurasi maksimal 60 detik, secara publik di Snapchat. Pengguna juga dapat menambahkan musik karena Snap sendiri sudah mengamankan lisensi berbagai label musik sejak Oktober 2020. Konten yang paling menarik akan tampil di halaman 'For You' (FYP), mirip TikTok.

Snap mengutamakan privasi penggunanya. Video yang diunggah ke Spotlight, tidak akan mendapatkan komentar publik. Pengguna juga bisa merahasiakan status akunnya saat mengunggah video. Berbeda dengan TikTok, yang mewajibkan pengguna mengganti status akunnya menjadi publik untuk masuk ke halaman FYP.

Sebelum Snapchat, pesaing lain di bawah naungan Facebook, yaitu Instagram, sudah lebih dulu menyediakan fitur ini, dikenal dengan nama Reels. Akan tetapi, pengguna Reels dan Tiktok belum ditawari insentif seperti pada Snapchat.[]


Penulis: Alfina Nur Hayati

Berita terkait
Instagram Resmi Luncurkan Reels Siap Saingi TikTok
Fitur Reels ini memungkinkan pengguna untuk merekam dan mengedit video multi-klip 15 detik dengan audio, efek, dan tools lain.
Dukung Kreativitas, Telkomsel dan TikTok Jalin Kemitraan
Telkomsel dan TikTok, mengumumkan kemitraan strategis untuk meningkatkan pengalaman mengeksplorasi dan menginspirasi melalui akses internet cepat.
YouTube Rilis Platform Video Singkat, Siap Saingi TikTok
Serupa dengan TikTok dan Reels, Shorts dapat digunakan untuk merekam video singkat dalam format vertikal.
0
Snapchat Rilis Fitur Spotlight, Siap Saingi TikTok
Fitur Spotlight ini memungkinkan pengguna berbagi konten video vertikal, berdurasi maksimal 60 detik, secara publik di Snapchat.