UNTUK INDONESIA
Siswi SMP Tewas Tenggelam di Sungai Pampang Makassar
Gadis remaja yang masih berstatus pelajar SMP di Kota Makassar meninggal dunia akibat tenggelam di sungai Pampang. Ini kronologinya
Proses pencarian siswi SMP yang tenggelam di sungai Pampang Makassar, Rabu 26 September 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Seorang anak perempuan berinisial VN, 15 tahun, tewas usai tenggelam di Sungai Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Rabu 16 September 2020. Pelajar SMP Kelas 3 di Kota Makassar ini, tenggelam saat bermain dengan naik perahu lepa-lepa.

Bhabinkamibmas Kelurahan Pampang, Aiptu Kisman mengatakan, Tim SAR dari Pemadam Kebakaran Makassar dan warga sekitar berhasil menemukan VN di sungai Pampang. Tapi nahasnya, gadis belia yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP ini ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Karena korban tidak tahu berenang sehingga tenggelam. Ke tiga temannya selamat, karena mereka bisa berenang.

"Iya benar, ada anak perempuan yang tenggelam di Sungai Pampang. Anak itu sudah ditemukan. Dia meninggal dunia dan sekarang sudah dirumah duka," kata Kisman kepada Tagar, Rabu 16 September 2020.

Kisman menceritakan, berdasarkan keterangan warga, jika korban sebelumnya bersama dengan tiga orang temannya naik perahu lepa-lepa atau bisean, di sungai Pampang.

Saat asyik bermain diatas perahu kecil itu di tengah sungai, tiba-tiba ada melintas perahu jolloro atau katinting nelayan. Dan akibatnya, perahu yang ditumpangi korban ini langsung terbalik karena terhempas ombak. Ke empat korban kemudian, jatuh ke sungai.

"Jadi di atas perahu ada empat anak dan termasuk korban. Saat perahu terbalik dan korban jatuh ke sungai. Tapi, karena korban tidak tahu berenang sehingga tenggelam. Ke tiga temannya selamat, karena mereka bisa berenang," bebernya.

Adanya informasi anak tenggelam itu, Tim SAR Gabungan langsung ke lokasi kejadian melakukan pencarian. Alhasil anak gadis itu, berhasil ditemukan di dasar sungai. Tapi nahas, korban ditemukan sudah tak bernyawa.

"Orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga korban langsung di bawa ke rumah duka untuk disemayamkan," katanya. []

Berita terkait
Cekcok, Tamu Bakar Kamar Hotel di Makassar
Akibat cekcok, sepasang mantan suami istri membakar kasur salah satu hotel di Kota Makassar. Ini kronologinya.
Picu Tawuran, Buruh Bangunan di Makassar Dikeroyok
Seorang buruh bangunan di Makassar dikeroyok dua pemuda karena dianggap menjadi pemicu tawuran antarkelompok pemuda.
Pembunuh Tukang Galon Makassar Terancam 20 Tahun Bui
Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis dan dianggap melakukan pembunuhan berencana terhadap pengantar galon di Makassar.
0
Jerman Larang Kedatangan Au Pair di Masa Pandemi
Keluarga muda di Jerman menghadapi masalah karena program au pair ditunda yang disebabkan oleh pandemi virus corona