UNTUK INDONESIA
Shalat di Kompleks Masjid Al Aqsa Ditangguhkan
Untuk cegah penyebaran virus corona shalat di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, ditangguhkan mulai Senin, 23 Maret 2020
Seorang pria ultra-Ortodoks Yahudi berdiri di samping paramedis dengan baju pelindung di tempat pemungutan suara khusus, tempat warga Israel dikarantina akibat virus corona bisa memberikan suaranya dalam pemilihan nasional Israel, di Yerusalem, 2 Maret 2020. (Foto: ANTARA/REUTERS/RONEN ZVULUN/TM).

Yerusalem - Shalat di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, akan ditangguhkan mulai Senin, 23 Maret 2020, sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk mencegah penyebaran virus corona. Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat agama.

Pintu-pintu Masjid Al Aqsa dan Kubah Batu sudah ditutup, tetapi para jamaah masih bisa berkumpul di daerah terbuka di puncak bukit suci itu, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tanah Suci yang Mulia dan bagi orang Yahudi sebagai Kuil Gunung.

"Diputuskan untuk menunda kedatangan jamaah untuk shalat melalui semua gerbang ke Masjid Al Aqsa mulai Senin," bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Islam di Yordania, yang bertindak sebagai penjaga situs suci dalam Islam setelah Makkah dan Madinah.

Keputusan baru itu juga menunda shalat di luar ruangan yang biasanya menarik banyak orang, meskipun jumlahnya telah berkurang dalam beberapa minggu terakhir. Direktur masjid Palestina, Sheikh Omar Kisawni, mengonfirmasi keputusan itu kepada Reuters seperti dilansir Antara..

Para pemimpin agama di tempat-tempat suci lainnya di Kota Tua Yerusalem, seperti Tembok Barat dan Gereja Makam Suci, juga telah menerapkan pembatasan.

Para tokoh agama dan penjaga kompleks akan terus diizinkan masuk. Sementara itu, azan tetap didengungkan seperti biasa, kata dewan wakaf, yang mengawasi situs-situs Islam di Yerusalem. []

Berita terkait
Israel Menduga, Virus Corona Senjata Biologi China
Seorang mantan intel Israel menduga wabah virus corona terkait senjata biologi di China. Ia mencurigai laboratorium virus Wuhan Institute biangnya.
0
Pedagang Rokok di Kabupaten Agam Positif Covid-19
Pedagang Rokok berinisial J tersebut sebelumnya pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 di Kota Payakumbuh Sumatera Barat.