Editor : Syaiful W Harahap
Malik Tillmann tidak akan mewakili Jerman di Piala Dunia musim panas ini, melainkan akan mengenakan seragam tim nasional Amerika Serikat (Foto: dw.com/id - Revierfoto/IMAGO)
Sepak Bola Jerman dan Tren Perpindahan Kewarganegaraan
5 June 2026 | 5:47

TAGAR.id – Semakin banyak pemain sepak bola muda Jerman memilih negara lain daripada membela tim nasional Jerman. Direktur DFB, Andreas Rettig, berupaya mengubah tren tersebut dan mengusulkan diberlakukannya biaya kompensasi. Thomas Klein melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 2 Juni 2026).

Deretan talenta muda terbaik bakal tampil di Piala Dunia FIFA 2026 musim panas ini. Di antara mereka adalah Ibrahim Maza dan Malik Tillman dari Bayer Leverkusen, Can Uzun dari Eintracht Frankfurt, serta Josip Stanisic dari Bayern München yang baru saja meraih gelar ganda di kejuaraan domestik. Pun Kenan Yıldız dari Juventus dan Paul Wanner dari PSV akan turun bersama timnas. Tapi meskipun mereka lahir atau menjalani sistem akademi di Jerman, tak seorang pun akan bermain untuk Jerman di panggung sepak bola terbesar dunia pada musim panas ini.

Mereka semua memiliki kewarganegaraan ganda dan memilih berkostum Turki, Aljazair, Amerika Serikat, Kroasia, atau Austria. Pilihan mereka untuk tidak membela Jerman dipengaruhi berbagai faktor, seperti alasan teknis di lapangan, emosional, keluarga, atau harapan untuk mendongkrak karier. Kondisi ini telah mengguncang Direktur Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) Andreas Rettig.

Salih Özcan adalah salah satu pemain muda Jerman dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah, tetapi sekarang mewakili Turki (Foto: dw.com/id - Mutsu Kawamori/AFLOSPORT/IMAGO)

Apakah talenta muda terbaik Jerman lebih memilih bermain untuk negara lain?

Artikel Asli