UNTUK INDONESIA
Sejarah Nissan, Kaum Ningrat yang Jadi Mekanik
Yoshisuke Aikawa mengawali karier sebagai mekanik dengan merantau ke Amerika Serikat (AS) kendati dia dari keluarga bangsawan.
Datsun Model 10 Paeton, dari perusahaan Jidosha Seizou yang menjadi cikal bakal Nissan. Jidosha Seizou melahirkan merek Datsun pada era 1930-an dengan filosofi matahari yakni kata "sun" dimaknai sebagai "the rising sun." (Foto: Antara/Nissan Global)

Jakarta - Pendiri Nissan, Yoshisuke Aikawa mewarisi pola pikir yang berani untuk melakukan apa saja yang tidak dilakukan orang lain. Pola pikir itu terlahir dari Aikawa yang menjadi DNA Nissan. Dia mengawali karier sebagai mekanik dengan merantau ke Amerika Serikat (AS) kendati dia dari keluarga bangsawan atau ningrat.

Dilansir laman resmi Nissan, yang dikutip dari Antara, Kamis, 11 Juni 2020, Yoshisuke Aikawa (1880-1967) pendiri Nissan Motor adalah salah satu pengusaha terbesar pada periode Showa (1926-1989) di Jepang. Dia lahir di desa Oouchi (sekarang kota Yamaguchi) di Prefektur Yamaguchi pada 6 November 1880.

Dia bergaris darah biru sejati, ayahnya kepala Keluarga Aikawa ke-10, penguasa lokal yang melayani klan Choshu, dan Ibunya adalah keponakan dari Kaoru Inoue, tokoh sentral dalam klan Choshu.

Berasal dari keluarga kuat dengan berpengaruh dalam dunia bisnis, Aikawa bisa memilih apa saja yang dia sukai untuk profesinya.

Namun saat mengikuti program pascasarjana, dia memutuskan bekerja sebagai mekanik, menerima hanya 45 sen per hari di Shibaura Seisakusho (sekarang Toshiba).

Dia bekerja tanpa mengungkapkan identitas dan latar belakang akademiknya.

Tekadnya untuk masuk ke industri manufaktur dimulai saat dia hampir sakit parah saat di universitas. Hal itu membentuk keinginannya untuk terlibat dalam pekerjaan yang memberinya hidup, dan meyakinkannya untuk konsisten di bidang tersebut.

Pemahamannya mendalam pada proses manufaktur merupakan salah satu faktor keberhasilan operasi produksinya di masa mendatang.

Ia juga dihormati atas gaya hidup yang sederhana, dilihat dari foto-fotonya. Potongan rambut yang dipilihnya juga menunjukkan ia seperti samurai. 

Yoshisuke AikawaYoshisuke Aikawa. (Foto: Antara/Nissan Global)

Mekanik

Aikawa pergi ke AS setelah mendapatkan pekerjaan sebagai mekanik di sebuah pabrik besi tuang milik Gould Coupler Co. Dia bekerja selama lebih dari setahun untuk mempelajari berbagai teknologi dan teknik.

Aikawa menyaksikan bagaimana industri otomotif AS lahir, kemudian dia berpendapat industri otomotif memiliki potensi yang tidak terbatas.

Kemudian, dia pulang ke Jepang dan mendirikan beberapa perusahaan serta membeli beberapa perusahaan lainnya. Aikawa mulai kesohor oleh industri dan masyarakat akan kemampuannya sebagai pengusaha muda yang dinamis.

Aikawa secara cepat dan yakin akan peluang mobil dan industri otomotif pada masa depan. Dia bersikeras menyatakan Jepang perlu memproduksi mobil-mobil kelas superior.

Pendirian Nissan

Pada awal tahun 1930-an, Aikawa menilai bahwa saat itu merupakan waktu yang tepat untuk mendirikan perusahaan Jidosha Seizou KK di Yokohama pada 26 Desember 1933, yang dibangun bersama Nihon Sangyo.

Jidosha Seizou melahirkan merek Datsun pada era 1930-an dengan filosofi matahari yakni kata sun dimaknai sebagai the rising sun.

Pada pertemuan pemegang saham pertama pada 30 Mei 1934, Jidosha Seizou KK berganti nama menjadi Nissan Motor Co Ltd, karena menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Nihon Sangyo. Itulah kelahiran Nissan Motor.

Volume produksi tahunan pada tahun 1933 hanya sebesar 202 unit ketika fasilitas produksi berlokasi di Osaka, tetapi melonjak menjadi 940 unit pada tahun 1934 ketika fasilitas dipindahkan ke Yokohama.

Pada 1935, ketika jalur konveyor sepanjang 70 meter selesai, pembuatan kerangka mobil dan bodi terintegrasi dimulai, berkat hal tersebut produksi tahunan mencapai 3.800 unit.

Produksi meningkat menjadi 6.163 unit pada tahun 1936 dan 10.227 unit pada tahun 1937, menjadikan Nissan produsen mobil terbesar di negara-negara Asia di antara beberapa perusahaan yang dibiayai dengan modal Jepang.

Nissan juga mulai mengekspor mobil kendati volumenya masih kecil. Dengan demikian, Aikawa mewujudkan mimpi ambisiusnya dengan membentuk perusahaan otomotif di Jepang kemudian merambah panggung dunia.

Aikawa memberikan contoh untuk tidak berpuas diri walaupun berada di lingkungan bangsawan. Dia mengejar mimpinya dari bawah sebagai mekanik dan terus belajar demi menimba keterampilan teknis dari perusahaan lain.

Jejak Aikawa terlihat hingga saat ini ketika Nissan tetap berdiri sebagai salah satu produsen otomotif dunia.[]

Berita terkait
Tutup Pabrik, Harga Mobil Nissan Seken Anjlok
Nissan menutup pabriknya di Indonesia akibatnya harga mobil Nissan seken alias bekas mengalami penurunan.
Spesifikasi Nissan GT-R50 Italdesign
Kerja sama antara Nissan dan Italdesign secara resmi telah memperkenalkan mobil sport edisi khusus, yaitu Nissan GT-R50 pada 20 Mei 2020.
Nissan GT-R, Mobil yang Ditumpangi Arminsyah
Wakil Jaksa Agung Arminsyah tewas dalam kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi ketika mengendarai sedan sport Nissan GT-R R35.
0
Sejarah Nissan, Kaum Ningrat yang Jadi Mekanik
Yoshisuke Aikawa mengawali karier sebagai mekanik dengan merantau ke Amerika Serikat (AS) kendati dia dari keluarga bangsawan.