UNTUK INDONESIA
Saat Petahana Semarang dan Bupati Blora Nyanyi Tanpa Masker
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan Bupati Blora dan cawalkot petahana Kota Semarang yang viral karena bernyangi tanpa masker.
Potongan gambar dari video yang memperlihatkan calon wali kota petahana Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Bupati Blora Djoko Nugroho yang bernyanyi di sebuah acara tanpa mengenakan masker. (Foto: Tagar/Twitter/@FaisalBasari/@Rahman_Nashir)

Semarang - Perilaku pejabat daerah di Jawa Tengah kembali menjadi sorotan publik jagat maya. Menyusul viralnya aksi Bupati Blora Djoko Nugroho dan dan calon wali kota petahana di Kota Semarang Hendrar Prihadi yang bernyanyi di sebuah acara tanpa masker.   

Bupati Djoko diketahui bernyanyi dangdut di acara hajatan di Kecamatan Randublatung, pekan lalu. Videonya diunggah akun @Rahman_Nashir di Twitter pada Senin, 12 Oktober 2020.  

Sedangkan video petahana Pilkada Kota Semarang Hendrar Prihadi diunggah akun Twitter @FaisalBasari tiga hari lalu. Dalam video, pria yang akrab disapa Hendi ini terlihat bernyanyi dengan latar belakang gambar fotonya dan pasangannya, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Seluruh pemain musik yang mengiringnya juga tak pakai masker. 

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali me-warning kepada seluruh pejabat dan kepala daerah di wilayahnya untuk selalu menjaga perilaku selama pandemi Covid-19. Sebab apa yang mereka lakukan selalu jadi sorotan dan akan jadi panutan masyarakat.  

Sama lah dengan Blora juga gitu. Mari kita kasih contoh yang baik.

Khusus Hendi, Ganjar sudah menghubungi langsung dan mengingatkan yang bersangkutan. 

"Sudah, sudah saya kontak. Dia minta maaf dan bilang sebenarnya itu cuma sebentar. Saya katakan ya enggak, karena mestinya diingatkan juga," kata Ganjar, Senin, 19 Oktober 2020. 

Ganjar mengingatkan, seperti juga kejadian Bupati Blora, Hendi yang berstatus cuti kampanye kepala daerah seharusnya memberi contoh pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Sama lah dengan Blora juga gitu. Mari kita kasih contoh yang baik. Tapi Pak Wali (Hendi) saya kontak, dia bilang, iya Mas saya minta maaf, sebenarnya cuma sebentar dan hanya pendek. Iya, tapi karena tidak pakai (masker) dan ada yang merekam, ya jangan kasih contoh yang buruk," tegasnya.

Hendi sendiri membenarkan bahwa dirinya bernyanyi tanpa masker. Ia siap dihukum apabila tindakannya itu memang bersalah.

Baca juga: 

Sementara untuk perilaku Bupati Blora, Ganjar saat itu langsung merespons unggahan @Rahman_Nashir dengan meneruskan ke instansi setempat agar ditindaklanjuti. Diikuti kemudian permintaan maaf dari Djoko Nugroho.

Sebelumnya, Jawa Tengah dihebohkan dengan gelaran konser dangdut dalam rangka hajatan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo. Kegiatan tersebut berujung pada proses hukum terhadap Wasmad. []

Berita terkait
Viral Bupati Blora Abaikan Masker Tapi Tidak Bersalah
Bupati Blora kedapatan dangdutan tanpa memakai masker.
Kasus Konser ‎Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal Segera Disidang
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Wasmad Edi Susilo segera menjalani persidangan kasus hajatan dan konser dangdut
Kena Razia Masker Satpol PP Semarang Malah Dapat Sembako
Petugas Satpol PP Kota Semarang memberi hadiah berupa paket sembako kepada warga yang pakai masker saat razia protokol kesehatan.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.