UNTUK INDONESIA
Rusak Parah, Pemda Manggarai Perbaiki Ruas Jalan Ruteng-Iteng
Pemda Manggarai mulai mengerjakan jalan Ruteng-Iteng yang rusak parah. Ini besaran anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.
Ruas Jalan Ruteng - Iteng, Kabupaten Manggarai NTT. (Foto: Albertus Peppi Kurniawan)

Ruteng - Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai mulai mengerjakan perbaikan ruas jalan Ruteng Kecamatan Langke Rembong menuju Iteng Kecamatam Satarmese.

Bupati Manggarai, Deno Kamlelus mengatakan, status jalan Ruteng-Iteng baru dua tahun lalu diberikan kewenangan kepada pemerintah Kabupaten. Sebelumnya ruas jalan tersebut merupakan jalur Provinsi.

Kalau kegagalan DM diukur dengan jalan Ruteng Iteng, itu terjawab dengan sendirinya.

Kegagalan pasangan Deno Kamelus dan Victor Madur (Deno-Madur) kata dia, tidak bisa diukur dengan kondisi jalan Ruteng-Iteng yang kini kondisinya rusak parah.

"Kalau kegagalan DM diukur dengan jalan Ruteng Iteng, itu terjawab dengan sendirinya. Karena tahun ini kurang lebih kita anggarkan Rp 9 miliar untuk perbaikan jalan Ruteng-Iteng," katanya kepada sejumlah awak media di halaman Kantor KPU Manggarai, Minggu 6 September 2020 lalu.

Sejak ruas jalan tersebut menjadi jalur Kabupaten, Pemda Manggarai kata dia sudah memberikan perhatian untuk ruas jalan tersebut sejak tahun 2019 lalu.

"Karena sudah diserahkan ke Kabupaten, makanya kemudian saya sudah mulai menganggarakan di APBD. Tahun 2019 itu kita sudah swakelolah kurang lebih Rp 600 dan sekarang tahun 2020 kami anggarkan Rp 9 Miliar," katanya.

Menurut dia, dalam pelaksanaan Pilkada Manggarai, isu jalan Ruteng - Iteng kembali dimainkan untuk menjatuhkan citra pasangan Deno-Madur.

"Dalam politik isu jalan Ruteng ini selalu dimainkan. Nanti dibilang ini kan karena Pilkada. Nggitu toh (begitu toh), tapi itu biasalah," ujarnya santai.

Saat dikonfirmasi ke Dinas PUPR Kabupaten Manggarai terkait jumlah anggaran untuk perbaikan ruas jalan Ruteng-Iteng, tidak sesuai dengan yang disampaikan Bupati Manggarai.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Shaldy Sahadoen, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Stefanus Tonjong membenarkan adanya perbaikan jalan Ruteng-Iteng (Golo Cala). Perbaikan jalur tersebut kata dia menggunakan dua sumber anggaran yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Iya sudah mulai di kerjakan, tapi itu bersumber dari DAU dan DAK" katanya kepada Tagar, Selasa 22 September 2020.

Proyek dengan nomenklatur pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis Ruteng-Golo Cala HRS kecamatan Satarmese/Langke Rembong, pagu anggaran yang bersumber dari DAK sebesar Rp 3.999.996.000 dengan nilai Kontrak Rp 3.947.363.000.

Sementra pagu anggaran yang bersumber dari DAU sebesar Rp 3.000.000.000 dengan nilai kontrak Rp 2.951.683.000.

"Dua paket proyek itu dikerjakan oleh PT. Wijaya Graha Prima. Tapi saya hanya PPK yang bersumber dari DAK, PKK yang bersumber DAU itu pak Jhon," katanya. []

Berita terkait
Warga Manggarai Protes Penyaluran Dana Bansos, Ini Alasannya
Puluhan warga Desa Bulan Kecamatan Ruteng mendatangi kantor Dinas Sosial Manggarai karena protes dana Bantuan Sosial (Bansos) Ini penyebabnya.
Viral di Manggarai, Keluarga Besuk Pasien C-19 Tanpa APD
Viral di media sosial Facebook, dimana keluarga pasien Covid-19 di Ruteng Manggarai NTT menjenguk pasien Covid tanpa APD. Ini kata tim gugus.
Polisi Amankan ASN, Pencuri Uang dan HP di Manggarai
Polres Manggarai NTT berhasil menangkap ASN pelaku pencurian uang sebesar Rp 10 juta dan satu buah HP. Begini modus pelaku.
0
Kronologi Kebakaran Tewaskan Nenek di Padang Sumbar
Polsek Lubuk Begalung, Padang belum mengetahui penyebab kebakaran yang menewaskan seorang nenek 90 tahun.