UNTUK INDONESIA

RS Siloam Cikarang Biarkan Pasien Menumpuk Tanpa Jaga Jarak

Rumah Sakit Siloam Cikarang, Bekasi ketahuan tidak menerapkan protokol kesehatan dalam melayani pasien-pasiennya.
Pasien Rumah Sakit Siloam Cikarang menumpuk di Poliklinik lantai 3 tanpa menjaga jarak satu sama lain. (Foto:Tagar/YG)

Jakarta – Rumah Sakit Siloam Cikarang, Bekasi ketahuan tidak menerapkan protokol kesehatan "Jaga Jarak" dalam melayani pasien-pasiennya. Hal tersebut diketahui berdasarkan pantauan Tagar, Jumat siang, 11 Desember 2020.

Para pasien memenuhi Rumah Sakit Siloam Cikarang di Poliklinik lantai 3. Mereka menumpuk tanpa menjaga jarak satu sama lain begitu pula dengan para stafnya. Pemandangan ini sangat miris, ditengah upaya pemerintah dengan sekuat tenaga dan upaya melakukan pencegahan penularan virus mematikan tersebut.

Rumah Sakit Siloam CikarangPasien Rumah Sakit Siloam Cikarang menumpuk di Poliklinik lantai 3 tanpa menjaga jarak satu sama lain. (Foto:Tagar/YG)

Seorang pasien yang melihat penumpukan pasien lainnya di lantai 3 itu, mengaku bahwa kejadian tidak jaga jarak ini sudah dilaporkan kepada front office di rumah sakit tersebut. Tetapi, nampaknya manajemen tidak berusaha mencari solusi.

Satgas Penanganan Covid-19, telah berulang kali dan tidak letih-letihnya mengimbau masyarakat untuk menerapkan 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan dalam keseharian untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, dalam menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah telah melaksanakan langkah 3T yaitu testing, tracing dan treatment.

Baca Juga:

Padahal Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga telah merilis Panduan Teknis Pelayanan Rumah Sakit pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru sebagai penyesuaian untuk layanan rutinnya, yakni:

  •  Pemanfaatan teknologi informasi untuk inovasi layanan kesehatan seperti:

Sistem pendaftaran melalui telepon atau secara online untuk membatasi jumlah orang yang berada di Rumah Sakit dalam waktu yang bersamaan. Pada aplikasi daftar online pasien juga dapat diminta mengisi kajian mandiri COVID-19 untuk memudahkan dan mempersingkat proses

  • Skrining ketika mengunjungi Rumah Sakit.

Layanan telemedicine untuk mengurangi jumlah orang yang berada di Rumah Sakit, rekam medik elektronik, sistem pembayaran secara online / elektronik,

  • Mengembangkan sistem layanan kefarmasian dimana pasien yang telah menerima layanan telemedicine tidak perlu datang ke Rumah Sakit hanya untuk mengambil obat. 

Rumah Sakit dapat mengembangkan layanan pengantaran obat atau bekerjasama dengan penyedia jasa lain untuk mengantarkan obat kepada pasien. Dalam penerapan layanan antar obat harus memperhatikan prosedur pelayanan farmasi di Rumah Sakit. 

Pada hari Jumat tanggal 11 Desember 2020 pasien yang datang untuk berobat di lantai 3 (tiga) tersebut sangatlah membeludak yaitu hingga hampir 2 kali lipat dari biasa .

Sementara pihak RS Siloam dalam pernyataannya melalui aplikasi pesan singkat kepada Tagar menyampaikan bahwa untuk memerangi serta mencegah penyebaran Covid-19, dalam operasional sehari-hari mereka telah menerapkan aturan yang sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COVID-19.  

Public Relations Siloam Hospitals Lippo Cikarang Ray Walandow menjelaskan, dengan aturan yang sesuai Prokes itu diharapkan seluruh pasien serta pengunjung juga dapat mematuhi aturan yang tersebut.

Menurut Ray Walandow, saat kejadian itu pasien yang datang sangat ramai dari biasanya sehingga protokol yang mereka jalankan tidak berjalan dengan baik sebab adanya keterbatasan tempat pada Siloam Hospitals Lippo Cikarang.

"Namun demikian, terkadang harapan berbanding terbalik dengan kenyataan, dimana pada hari Jumat tanggal 11 Desember 2020 pasien yang datang untuk berobat di lantai 3 (tiga) tersebut sangatlah membeludak yaitu hingga hampir 2 kali lipat dari biasa sehingga dengan adanya keterbatasan tempat pada rumah sakit kami, protokol kesehatan yang kami terapkan pun tidak dapat berjalan dengan baik," jelasnya. []


Berita terkait
Keluarga Pasien Covid Cekcok dengan RS Siloam Makassar
Pihak keluarga jenazah pasien Covid-19 di Kota Makassar sempat cekcok dengan pihak Rumah Sakit Siloam Kota Makassar. Ini penyebabnya.
BPJS: Pasien Cuci Darah Bisa Berobat di RS Siloam Asri
BPJS Kesehatan menyatakan Rumah Sakit Siloam Asri telah dapat kembali melayani peserta pasien BPJS termasuk pasien cuci darah.
Mendagri Dorong Tiap Daerah Tegas Terapkan Prokes Covid-19
Tito Kanavian ajak para kepala daerah untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di daerahnya masing-masing.
0
Meski Tersangka di PMJ, Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Berlanjut
Kasus Habib Rizieq Shihab terkait pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung, Bogor, berlanjut di Polda jabar, meski berstatus tersangka di PMJ.