UNTUK INDONESIA
Retno Marsudi Harus Jadi Menteri Jokowi Lagi
Retno Marsudi dinilai harus jadi menteri Jokowi lagi, harus tetap dipertahankan dalam pemerintahan periode kedua, 2019-2024. Ini alasannya.
Retno Marsudi. (Foto: Antara/Aprilio Akbar)

Jakarta - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi harus tetap dipertahankan Jokowi sebagai menteri dalam pemerintahan periode kedua, 2019-2024.

"Retno Marsudi berhasil menjalankan politik diplomasi Indonesia, peka terhadap urusan regional dan juga multilateral. Setidaknya di masa Retno Marsudi, Indonesia kembali jadi anggota Dewan Keamanan tak tetap PBB. Ini prestasi signifikan," tutur Wasisto dalam wawancara tertulis dengan Tagar, Senin, 14 Oktober 2019.

Di sisi lain Wasisto menilai Jokowi kini fokus ke perdagangan internasional dalam kementerian luar negeri. Hal ini bisa membuat Retno Marsudi terpantal dari kabinet. 

"Saya pikir antara ya dan tidak jadi menteri lagi. Satu sisi Retno Marsudi bagus dalam kemampuan diplomasinya. Namun karena Jokowi juga kini fokus ke perdagangan internasional dalam Kementerian Luar Negeri, maka perlu ada menteri yang bisa paham kedua ranah itu," ujar Wasisto.

Retno Marsudi berhasil menjalankan politik diplomasi Indonesia, peka terhadap urusan regional dan juga multilateral.

Retno Marsudi - JokowiMenteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Rosa Panggabean)

Retno Marsudi sendiri, walaupun tidak berkomentar soal kemungkinan dirinya menjadi menteri Jokowi lagi, mengatakan bekerja dengan Jokowi itu mengasyikkan.

“Bekerja dengan Pak Jokowi dan Pak JK itu asyik, dalam artian cara berpikir dan arahan beliau berdua jelas dan konkret,” tutur Retno Marsudi kepada Antara, Senin, 14 Oktober 2019.

Retno menteri luar negeri perempuan pertama RI ini, mengatakan Jokowi dan JK figur pemimpin yang selalu memberikan target dalam setiap penugasan, yang juga mewajibkan laporan atas setiap langkah yang sudah dikerjakan.

Cara kerja tersebut, menurut Retno, dipengaruhi latar belakang Jokowi dan JK yang disebutnya sebagai 'orang lapangan'. Karena betul-betul memulai dari bawah, sama-sama dari kalangan pelaku usaha, sebelum terpilih menjadi orang nomor 1 dan nomor 2 di Indonesia.

“Jadi kalau ada pembantunya yang ingin menyenangkan beliau dengan laporan-laporan yang katakanlah tidak benar, itu tidak mungkin terjadi dalam kepemimpinan Pak Jokowi dan Pak JK,” ujar Retno.

Ia juga mengatakan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak parnah berjarak dengan para menteri Kabinet Kerja. Gaya komunikasi itu membuat koordinasi mudah.

“Untungnya beliau aksesnya terbuka, jadi kapan pun kami perlu beliau untuk konsultasi bisa langsung secara tatap muka, melalui telepon, ya macam-macam lah model komunikasinya,” tuturnya.

Tidak hanya dengan atasan, Retno mengatakan rekan-rekannya di Kabinet Kerja sebagai tim yang bagus terutama dalam hal koordinasi.

“Apa pun, kapan pun kami perlu koordinasi tinggal telepon kemudian ketemu. Terkadang kami rapat kecil sambil ngopi, diobrolkan pekerjaannya kemudian langsung eksekusi. Jadi oke banget sih,” kata Retno.

Saking kompak, beberapa menteri Kabinet Kerja termasuk Retno membentuk grup musik Elek Yo Band.

Waktu yang akan menjawab, apakah pada 20 Oktober 2019 nama Retno Marsudi masuk dalam daftar Kabinet Jokowi.

Jokowi sendiri mengatakan telah rampung menyelesaikan susunan lengkap nama menteri yang akan masuk dalam Kabinet Kerja jilid II. Rencananya akan diumumkan pada 20 Oktober 2019.

Jokowi mengatakan itu lewat video di channel akun YouTube Sekretariat Presiden pada Senin, 14 Oktober 2019. 

"Sudah rampung kabinetnya," demikian kata Jokowi dalam video tersebut.

Tentang kapan diumumkan, Jokowi mengatakan, "Mungkin bisa hari yang sama dengan pelantikan, mungkin bisa sehari setelah pelantikan. Semua Insya Allah disiapkan," ujar Jokowi. []

Baca juga:

Berita terkait
Parpol Gabung Koalisi Jokowi-Ma'ruf Ikut Konsep Jokowi
Peta koalisi di Parlemen diperkirakan akan berubah karena selain partai koalisi ada kemungkinan Jokowi juga menerima Demokrat dan Gerindra
Jokowi Bertemu Zulkifli Hasan Setelah SBY dan Prabowo
Ketum PAN Zulkifli Hasan memenuhi undangan Presiden Jokowi datang ke Istana Merdeka Jakarta. Sebelumnya hal sama dilakukan SBY dan Prabowo.
Jokowi Umumkan Daftar Lengkap Menteri 20 Oktober 2019
Presiden Jokowi telah rampung menyelesaikan susunan lengkap nama menteri dalam Kabinet Kerja jilid II. Rencananya akan diumumkan 20 Oktober 2019.
0
Pembunuh Hakim Medan, Polisi Masih Mencai Alat Bukti
Polisi masih terus mencari alat bukti pendukung untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan hakim PN Medan.