UNTUK INDONESIA
Rafflesia Kemumu, Bunga Langka yang Mekar Sempurna di Bengkulu Utara
Warna bunga Rafflesia kemumu lebih jingga dan cerah dibanding Rafflesia gadutensis dan Rafflesia arnoldii.
Bunga Rafflesia. (Foto: Istimewa)

Bengkulu, (Tagar 28/5/2018) - Satu bunga langka dilindungi jenis Rafflesia kemumu mekar sempurna di kawasan hutan sekitar Desa Tebing Kaning, Kabupaten Bengkulu Utara, yang berbatasan dengan kawasan Hutan Lindung Boven Lais.

Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Utara Riki Septian mengatakan, bunga itu sudah mekar sempurna sejak kemarin di salah satu habitat Rafflesia kemumu, spesies bunga Rafflesia yang baru diidentifikasi tahun 2017 oleh dosen kehutanan Universitas Bengkulu, Agus Susatya.

Riki Rahmansyah, yang melihat Rafflesia kemumu mekar, menuturkan secara fisik jenis bunga Rafflesia itu bisa dibedakan dengan Rafflesia arnoldii maupun Rafflesia gadutensis.

"Kalau ukuran bunga hampir menyerupai R. gadutensis di mana diameternya lebih kecil dibanding Rafflesia arnoldii," kata Riki di Bengkulu, Senin (28/5).

Namun, ia menambahkan, warna bunga Rafflesia kemumu lebih jingga dan cerah dibanding Rafflesia gadutensis dan Rafflesia arnoldii. Keunikan bunga langka tersebut diperkirakan masih dapat dinikmati hingga tiga hari ke depan.

Selain Rafflesia kemumu, kawasan hutan di Bengkulu Utara juga merupakan tempat hidup Rafflesia arnoldii, Rafflesia bengkuluensis, Rafflesia gadutensis dan Rafflesia hasselti.

Sementara kawasan Hutan Lindung Boven Lais wilayah Bengkulu Utara, menurut Riki, memiliki tiga jenis Rafflesia berdasarkan pemetaan komunitas yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia kemumu dan Rafflesia gadutensis.

"Ketiga jenis ini memiliki keunikan tersendiri dan masih menjadi andalan untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke Bengkulu Utara," kata dia. (ant/rmt)

Berita terkait
0
90 Persen Pengguna Narkoba di Papua Kalangan Muda
BNN Provinsi Papua tengah menangani 18 kasus narkotika dan obat terlarang (Narkoba) dengan total tersangka 18 orang, sepanjang 2019.