UNTUK INDONESIA
Proyek Internet Cepat Palapa Ring Segera Rampung, Siapa yang Diuntungkan?
Ketika beroperasi akses internet 4G sampai dengan 30 Mbps.
Ilustrasi tower telekomunikasi. (Foto: Antara/Joko Sulistyo)

Jakarta, (Tagar 18/2/2019) - Proyek pembangunan infrastruktur jaringan internet Palapa Ring disebut akan segera rampung dalam quartal pertama tahun 2019. Hal itu langsung disambut positif oleh masyarakat yang merasa diuntungkan.

Sampai dengan Februari 2019, tiga paket proyek Palapa Ring hampir rampung 100 persen. Dua paket Palapa Ring yang rampung yaitu Palapa Ring Barat yang sudah selesai pada Maret 2018, dan Palapa Ring Tengah pada  Desember 2018.

Sedangkan untuk Palapa Ring Timur hingga saat ini sudah selesai 89,57 persen. Proyek bernilai Rp 1,38 triliun itu ketika beroperasi memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps

Dengan rampungnya paket Palapa Ring Tengah pada Desember tahun lalu, masyarakat perbatasan Indonesia-Filipina di kawasan Sangihe, Sulawesi Utara kini memiliki kesempatan untuk merasakan pilihan layanan akses internet dari dua operator, yaitu Lintasarta dan Telkomsel. Setelah sebelumnya, kawasan Sangihe hanya dilayanani satu perusahaan operator penyedia internet, yakni Telkomsel.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebutkan, hadirnya akses internet melalui paket Palapa Ring Tengah, membuat kawasan di daerah perbatasan menjadi tidak lagi terisolir  dari akses telekomunikasi, khususnya akses internet.

"Di Sangihe ini mulai dibangun beberapa BTS (base transceiver station), ada BTS 2G yang nanti di-upgrade ke 4G, ada pula akses internet gratis berupa WiFi itu dari BAKTI," kata Rudiantara saat berada di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (18/1) lalu.

"Ini (di Sangihe) sudah ada Telkom yang sudah sambung ke NOC (Network Operation Center) dan Lintasarta. Baru dua, ini kan baru beroperasi. Nanti makin lama, makin banyak," sambungnya.

Baca juga: Proyek Palapa Ring, Layanan Internet Cepat dan Murah dari Jokowi

Segera rampungnya proyek infrastruktur telekomunikasi berbasis serat optik juga disambut baik generasi milenials di kawasan perkotaan. Cika Lestari (21), seorang mahasiswi tingkat Akhir di sebuah Perguruan Tinggi di Depok menyebut bahwa penyediaan akses internet yang berkualitas baik, sudah menjadi sesuatu yang amat dibutuhkan di era digital seperti saat ini.

Mahasiswi jurusan Desain Grafis itu juga menambahkan, bahwa ketersediaan internet yang murah pasti akan berimbas kepada banyak hal, termasuk akses ilmu pengetahuan, teknologi dan hiburan.

"Ya senang dong. Internet sekarang kan penting banget. Era digital. apa-apa berhubungan dengan Internet," ujar Cika Lestari (21), kepada Tagar News lewat sambungan telepon, Senin (18/2).

"Kalo internetnya kenceng, murah pula, orang pasti pilih nonton film lewat ott streaming service, denger musik pake layanan digital, mau buka akses ke perpustakaan internasional juga asik-asik aja," tandas Cika.

Seperti diketahui sebelumnya, Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36 ribu kilometer.

Proyek terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

Pemerintah berharap jaringan ini akan rampung sebelum tahun 2020. Proyek Palapa Ring juga diharapkan menjadi tumpuan semua penyelenggara telekomunikasi dan pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia dan terintegrasi dengan jaringan yang telah ada milik penyelenggara telekomunikasi.

Akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sosial ekonomi melalui ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi berkapasitas besar yang terpadu bisa memberikan jaminan kualitas internet dan komunikasi yang berkualitas tinggi, aman, dan murah.

Baca juga: Ini Foto-foto Pulpen Jokowi yang Dituduh Alat Bantu Debat

Berita terkait
0
Mobil Listrik Pertama Mazda di Tokyo Motor Show 2019
Mazda listrik model SUV ini mampu berlari sejauh hingga 241 kilometer dalam kondisi baterai penuh.