UNTUK INDONESIA
Progres Terkini Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika NTB
Pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah (Loteng) Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia terus digenjot.
Desain Sirkuit Mandalika yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Foto: The Mandalika GP)

Mataram - Sejak ditetapkan  menjadi tuan rumah perhelatan MotoGP musim 2021, pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah (Loteng) Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia terus digenjot.

Kini pembangunan yang dipelopori PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama PT PP (Persero) Tbk memasuki tahapan 50 persen.

Sirkuit Mandalika yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sudah berkembang pesat dari bulan sebelumnya.

Progres pembangunan yang dilakukan PT PP Tbk sangat signifikan sejauh ini.

Hal ini disampaikan oleh Chief Starategic and Communications Officer Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Happy Harianto selaku operator MotoGP 2021.

"Progres pembangunan yang dilakukan PT PP Tbk sangat signifikan sejauh ini," kata Happy Harianto kepada Tagar, Jumat 23 Oktober 2020.

Happy Harianto melanjutkan, progres pembangunan konstruksi sirkuit sudah mencapai 50 persen. Pengerjaan konstruksi yang dimaksud adalah penyiapan bahu jalan, pengerjaan lapisan atas yang terdiri dari aspal, run off aspal, run off gravel, dan run-off grass, pitlane, dan working lane, tunnel, dan race control building berjalan sesuai rencana.

"Kalau saat ini pengerjaan terus meningkat seperti sub grade aspal, dan tunnel, untuk tunnel sudah mencapai 89 persen, dan yang mulai tampak adalah pengaspalan, kami targetkan aspal rampung tahun depan," kata Happy Harianto kepada Tagar, Jumat 23 Oktober 2020.

Happy menjelaskan, untuk pekerjaan jalan kawasan spesifikasi khsusus internasional street circuit di KEK Mandalika telah dilakukan penghamparan sub-base seluas 148.387 ribu meter persegi.

"Kalau untuk penghamparan tersebut kami menggunakan dua alat, yakni motor grader dan finisher. Dengan alat itu maka bisa mendapatkan hasil yang sesuai standar," tambah dia.

"Pekerjaan kami lakukan siang dan malam sehingga pekerjaan pun diharapkan bisa selesai sesuai dengan target dan selalu mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan," sambungnya.

Sekedar diketahui MGPA merupakan promotor MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah (Loteng) NTB. Tahun 2021 Indonesia secara resmi menjadi tuan rumah perhelatan ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Bangun Bypass Sepanjang 17 KM

Pemerintah Provinsi NTB terus menggenjot berbagai fasilitas pendukung yang ada di sekitar sirkuit mandalika tersebut.  Seperti pengembangan bypass dari Bandara Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Sirkuit MandalikaPembangunan Bypass Sepanjang 17 KM. (Foto: Tagar/M. Srahlin Rifaid)

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, HL Gita Aryadi menjelaskan, pembangunan bypass dimulai Oktober 2020 ini. Kehadiran bypass untuk menunjang kehadiran sirkuit mandalika. Pihaknya berharap Juli 2021 akan mulai dioperasikan.

"Oktober ini dimulai pengerjaan, dan kami berharap tahun depan sudah di fungsi kan," ujarnya.

Jangan sekali-kali merugikan masyarakat karena pembangunan bukan mengenai hanya fisik saja.

Panjang bypass ini sekitar 17 KM dan memakan anggaran ratusan juta rupiah. Badan jalan lebar 50 meter dengan empat jalur dan delapan lajur.

"Kita berharap, mudah-mudahan dalam waktu 10 bulan sangat efektif untuk mengerjakan, dan kita terus memantaunya," tambah dia.

Bangun Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Pemerintah NTB sementara membangun Rumah Sakit (RS) Internasional yang tak jauh dari Sirkuit Mandalika. RS tersebut hanya memakan waktu 10-15 menit dari sirkuit.

Sirkuit MandalikaSirkuit Mandalika NTB juga akan dilengkapi rumah sakit bertaraf internasional. (Foto: Tagar/PUPR)

RS tersebut nantinya akan menyediakan fasilitas kesehatan, olahraga untuk para pembalap MotoGP. "Standar Rumah Sakit Internasional untuk para pembalap," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTB, dr Nurhandini Eka Dewi.

Nurhandini melanjutkan, RS Internasional ini memakan anggaran 40,6 miliar. Anggaran tersebut berasal dari Pemerintah pusat. Kehadiran RS ini bukan hanya untuk para pembalap MotoGP, melainkan diperuntukkan masyarakat setempat.

"Kapasitas RS ini sekitar 6 ribu orang, dan anggaran dari kementerian kesehatan  nantinya RS ini bisa untuk umum," terang dia.

Hadirkan Jaringan 4G di Mandalika

Pemerintah juga menggenjot kesiapan penyelesaian pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 4G di Mandalika.

Paringan 4GPemasangan jaringan 4G. (Foto: Tagar/Istimewa)

Bagi pemerintah Jokowi pengembangan infrastruktur TIK destinasi wisata super prioritas Sirkuit  Mandalika untuk pelaksanaan MotoGP harus lengkap dan cepat. Hal ini membuat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate terus memantau perkembangan Mandalika.

"Salah satu sektor yang menjadi pondasi kuat untuk lompatan besar Indonesia di masa Covid dan setelah Covid nanti adalah menyelesaikan kebijakan di sektor Informatika dan Telekomunikasi," saat melakukan kunjungan ke sirkuit mandalika.

Harapan Gubernur NTB

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengharapkan pembangunan sirkuit mandalika berjalan dengan lancar. Mengingat destinasi ini merupakan prioritas pemerintah pusat.

Gubernur NTB, ZulkieflimansyahGubernur NTB Zulkieflimansyah saat konperensi pers umumkan pasien positif Covid-19. (Foto: Tagar/Istimewa)

Zul berharap agar pembagunan ini memiliki hasil yang menggembirakan, sebab pemerintah dan masyarakat sama-sama menginginkan pembangunan yang berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

"Saya kira kita semua on the right track walaupun adal hal-hal yang masih kurang kita koordinasikan agar menemukan solusi yang terbaik", kata Bang Zul, sapaan akrabnya, Kamis 22 Oktober 2020.

Kemudian, Bang Zul menyampaikan apresiasi atas keseriusan pemerintah pusat, untuk membantu persiapan MotoGP di Mandalika yang akan dihelat tahun depan tersebut. "Jadi luar biasa usaha pemerintah pusat dan saya melihat usaha pak Deputi juga luar biasa", tambahnya.

Pihak Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu menyampaikan bahwa MotoGP yang akan terselengara di KEK Mandalika, harus mampu lebih baik dari penyelenggaraan MotoGP Thailand.

"Harapannya adalah Mandalika bisa lebih baik dari Thailand, baik dari sisi akomodasinya, maupun aksesibilitas," katanya.

Dalam pembangunan MotoGP Mandalika ini, Deputi Odo menekankan bahwa masyarakat tidak boleh dirugikan.

"Jangan sekali kali merugikan masyarakat karena pembangunan bukan mengenai hanya fisik saja, tapi masyarakat yang ada tinggal disekitarnya bisa merasakan manfaatnya, tentunya harapan besar kita terhadap ITDC," ungkapnya.

Lebih jauh, top destination yang disandang oleh Mandalika diharapkan mampu memberikan yang terbaik, terlebih dalam membangun destinasi harus berkualitas dan melebihi Thailand.

Sehingga Rakor yang terlaksana tersebut diharap mampu menyelesaikan masalah-masalah dan menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah derah maupun pihak ITDC. [PEN]

Berita terkait
Menkominfo Pasang Jaringan 4G di Sirkuit MotoGp Mandalika
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate berencana memasang jaringan 4G di Sirkuit motoGp Mandalika, NTB.
Intip Pembangunan Sirkuit Mandalika buat MotoGP 2021
Indonesia resmi masuk dalam kalender MotoGP 2021 dan akan digelar di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Oktober 2021.
Kementerian PUPR Tata KSPN Mandalika Dukung MotoGP 2021
Untuk mendukung perlehatan akbar MotoGP 2021, Kementerian PUPR Tata KSPN Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
0
Berikut Nama Perguruan Tinggi di Kota Makassar
Jika anda ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, Kota Makassar bisa jadi pilihan, karena di Kota ini terdapat beberapa Universitas.