Jakarta – Aktivis-aktivis hak asasi manusia (HAM) di India berang setelah anggota dua kelompok Hindu sayap kanan memasang poster di sekitar anak tangga Sungai Gangga di Varanasi yang meminta warga “non-Hindu” untuk menjauh dari tepi sungai di bagian utara India itu.
Para aktivis mengatakan dengan poster-poster itu anggota Vishva Hindu Parishad VHP atau Dewan Hindu Dunia, dan sayap kanan pemuda dewan itu –Bajrang Dal– mencoba membangkitkan semangat anti-minoritas dan mempolarisasi masyarakat.
Pemimpin VHP mengatakan sejumlah aktivis VHP memasang poster-poster itu tanpa sepengetahuan pemimpin kelompok itu. “Kami telah menskors dua aktivis yang terlibat dalam kasus di Varanasi ini,” ujar Juru Bicara VHP, Vinod Bansal, kepada VOA.
Seorang laki-laki di India berdoa di Sungai Gangga (Foto: bbc.com/indonesia)Umat Hindu memandang Sungai Gangga sebagai sungai suci, dan setiap tahun jutaan peziarah Hindu dari India dan negara-negara lain mengunjungi Sungai Gangga dan kuil-kuil terdekat di Varanasi, di utara negara bagian Uttar Pradesh. Anak-anak tangga menuju sungai yang sudah berusia berabad-abad itu juga sangat populer di kalangan wisatawan asing yang sebagian besar beragama Budha dan Kristen (em/jm)/voaindonesia.com. []
Penutupan Masjid di Khasmir Ingkari Kebebasan Beragama di India
Lima Tentara India Tewas dalam Baku Tembak di Kashmir
5 Tersangka Militan Kashmir Ditewaskan Pasukan India
India Mengerahkan Tentara Perempuan ke Kashmir