Surabaya, (Tagar 10/1/2019) - Polda Jawa Timur mengungkapkan, artis Vanessa Angel (VA) yang tersangkut kasus prostitusi dalam jaringan (daring) atau online di Surabaya telah menerima pesanan layanaan pelacuran daring melalui mucikari ES dalam kurun waktu setahun.

Direskrimsus Polda Jawa Timur Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan di Surabaya, Kamis (10/1), mengatakan, pihaknya mendapatkan data tersebut dari transaksi rekening koran milik germo ES.

"VA ini telah sebanyak 15 kali menerima transfer dari mucikari ES dan transfer ke mucikari ES sebanyak delapan kali untuk periode 1 Januari 2018 sampai 5 Januari 2019," kata Yusep, mengutip Kantor Berita Antara.

Terkait pembagian dana tersebut, Yusep mengatakan, dari keterangan tersangka dana ditransfer dari pihak pengguna kepada mucikari maka diurai kepada pihak pemberi jasa layanan tersebut.

Ia menambahkan, satu sama lain mendapat persentasi sesuai kesepakatan yang pokoknya diberikan kepada pihak VA terbukti dari data rekening.

"Pihak mucikari mendapat 15 persen dan pihak oknum artis atau saksi korban mendapat 15 persen," kata dia.

Dengan data tersebut, ada kemungkinan VA dapat ditetapkan sebagai tersangka. Namun pihak kepolisian terlebih dahulu akan mengonstruksi konten komunikasi maupun transaksi terlebih dahulu.

Polda Jatim sebelumnya membongkar kasus pelacuran daring yang melibatkan artis ibu kota, VA dan AS dengan menetapkan dua muncikari, ES dan TN sebagai tersangka.

Selain keduanya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan ada lima artis yang teridentifikasi terlibat prostitusi yakni AC, TP, BS yang dikendalikan muncikari TN dan dua artis berinisial ML dan RF di bawah kendali germo ES. []