UNTUK INDONESIA
Peru Lolos, Paraguay Berharap Jepang Imbang
Kekalahan dari Kolombia menjadikan Paraguay bergantung pada hasil pertandingan Jepang melawan Ekuador, Selasa 25 Juni 2019 dini hari WIB.
Kekalahan 0-1 dari Kolombia di penyisihan grup Copa America 2019 menjadikan Paraguay harus bergantung pada hasil pertandingan Jepang melawan Ekuador. Tampak pemain Paraguay Oscar Cardozo (kiri) berebut bola dengan pemain Kolombia, Senin 24 Juni 2019 dini hari WIB. (Foto: marca.com)

Jakarta - Kekalahan Paraguay dari Kolombia menjadikan Peru yang menduduki peringkat tiga di Grup A lolos ke perempat final Copa America 2019. Kini, Paraguay menunggu hasil pertandingan di Grup C saat Jepang menghadapi Ekuador, Selasa 25 Juni 2019 dini hari WIB. 

Paraguay memetik hasil mengecewakan di laga pamungkas Grup B. Setelah dua kali bermain imbang melawan Qatar dan Argentina, mereka justru mengalami kekalahan 0-1 dari Kolombia. Padahal Oscar Cardozo dkk menghadapi tim yang sudah lolos ke perempat final. 

Kekalahan itu menjadikan Paraguay turun ke peringkat tiga dengan poin dua. Pasalnya Argentina yang mengalahkan Qatar 2-0 menduduki posisi runner up dan lolos ke perempat final. 

Dengan memiliki poin dua, Paraguay membantu meloloskan Peru yang memiliki poin empat ke perempat final. Setelah kalah poin dengan Peru, maka Paraguay tinggal berharap pada laga Jepang melawan Ekuador. Bila laga itu berakhir imbang, Paraguay yang lolos. Sebaliknya bila salah satu tim itu memenangkan pertandingan, otomatis Paraguay harus berkemas-kemas lebih awal.  

"Saya berharap pertandingan antara Ekuador dan Jepang memihak kepada kami. Dengan demikian kami harus berusaha tampil sangat berbeda di perempat final dan seterusnya," ujar pelatih Paraguay Eduardo Berizzo. 

Sebuah ironi karena Berizzo yang mengkritisi kebijakan mengundang tim-tim dari luar Amerika Selatan untuk berlaga di Copa America 2019. Kini, Berizzo harus bergantung kepada Jepang yang berstatus tim undangan. Tak hanya itu, Paraguay juga kesulitan saat menghadapi tim undangan lainnya, Qatar. Dalam laga di penyisihan grup, Paraguay yang sudah unggul 2-0 dipaksa bermain imbang 2-2.

Diabaikan Jepang

Namun harapan Berizzo bakal diabaikan Jepang. Pelatih Jepang Hajime Moriyasu tegaskan timnya menargetkan menang atas Ekuador sekaligus lolos ke perempat final. 

"Saat kami tiba di Brasil, target kami adalah bagaimana bisa mencetak gol di Copa America. Setelah target itu tercapai, kini kami ingin menang. Kami bermain untuk menang," ujar Moriyasu.

Menurut dia Jepang ingin memperbaiki pencapaian 20 tahun lalu. Saat pertama kali diundang mengikuti Copa America 1999 di Paraguay, The Blue Samurai hanya bertahan di penyisihan grup. 

Jepang kalah 2-3 dari Peru dan kemudian dibantai Paraguay 0-4. Di laga terakhir, mereka bermain imbang 1-1 melawan Bolivia. Kini, Jepang ingin melangkah ke babak knockout saat untuk kali kedua tampil di Copa America. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Presiden Jokowi Sebut Konflik Wamena Berawal dari Hoaks
Kerusuhan di Wamena, Papua, berasal dari kabar bohong atau hoaks, untuk itulah Presiden Jokowi meminta masyarkat mengecek setiap inromasi di medsos