UNTUK INDONESIA
Persebaya Vs Persik, Jangan Remehkan Tim Promosi
Persebaya Surabaya tak meremehkan Persik Kediri dalam laga pembukaan Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 29 Februari 2020.
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso (kanan) tak meremehkan tim promosi Persik Kediri dalam laga pembukaan Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 29 Februari 2020. (Foto: Tagar/Haris Dwi Susanto)

Surabaya - Duel runner up Liga 1 2019 melawan juara Liga 2 saat Persebaya Surabaya melakoni pertandingan pembuka Liga 1 menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu 29 Februari 2020. Meski menghadapi tim promosi, namun Persebaya tak meremehkan lawan.

Persebaya jelas diunggulkan meraih kemenangan di laga pembuka kompetisi. Selain tampil di kandang sendiri, tim kembali didukung suporter fanatik, Bonek Mania. 

Saya sudah wanti-wanti agar tidak menganggap enteng Persik. Bila diremehkan, mereka justru bisa bangkit

Di musim sebelumnya, Bonek Mania dilarang datang ke stadion setelah bertindak rusuh usai kekalahan 2-3 Persebaya dari PSS Sleman, 30 Oktober 2019. Akibatnya, Bonek dihukum tidak boleh datang untuk memberi dukungan kepada tim kesayangan. 

Tidak hanya keuntungan psikologis saat bermain di kandang sendiri, Persebaya juga pernah mengalahkan Persik Kediri di turnamen pramusim. Kedua tim bertemu di laga pembukaan Piala Gubernur Jatim 2020. Di laga itu, Persebaya yang kemudian tampil sebagai juara menang 3-1. 

Namun kemenangan di laga itu tak bisa dijadikan patokan. Terbukti, pelatih Aji Santoso menolak meremehkan lawan. 

"Yang jelas, saya sudah sampaikan kepada semua pemain. Lawan Persik, kami tidak boleh meremehkan mereka," kata Aji di Surabaya, Jumat 28 Februari 2020.

Menurut Aji, kemenangan di turnamen pramusim tidak memberi jaminan tim bakal mudah meraih tiga poin di laga pembuka Liga 1. Ini yang menjadikan tim Bajul Ijo tetap serius melakoni Derbi Jatim tersebut bila ingin meraih kemenangan di kandang sendiri.   

"Saya sudah wanti-wanti agar tidak menganggap enteng Persik. Bila diremehkan, mereka justru bisa bangkit. Terbukti di Piala Gubernur Jatim, lawan merasa sudah yakin menang, namun mereka malah kalah dari Persik," ujarnya.

Persik Waspadai Strategi Menyerang Persebaya

Sementara, pelatih Persik Joko Susilo mewaspadai strategi menyerang Persebaya. Menurut dia penampilan tim lawan selama Piala Gubernur Jatim belum menjadi gambaran seutuhnya.

"Persebaya belum menunjukkan gambaran utuh di turnamen pramusim. Meski demikian, mereka hanya kalah satu kali lawan Bhayangkara FC. Tentu Persebaya merupakan tim bagus, apalagi mereka bermain di kandang sendiri di hadapan suporter," kata Joko.

Selain itu, menurut Joko, sosok Aji bukan orang baru. Dirinya pernah bekerja sama di Arema FC pada musim 2017. Ini yang membuat dia mengerti betul karakter mantan pelatih Persela Lamongan itu, terutama dalam memilih pemain.

Menurut dia, deretan penyerang berkualitas seperti David da Silva, Makan Konate, dan Mahmoud Eid, merupakan bentuk kepiawaian Aji memilih pemain. Pelatih asal Malang ini mempertahankan Da Silva yang telah membuktikan ketajamannya di paruh kedua musim lalu. 

Selanjutnya, dia mendatangkan Konate dan Eid. Keduanya pun memiliki insting mencetak gol yang cukup bagus. Joko memastikan mereka tidak akan dibiarkan bebas di laga pembuka itu. 

"Saya sering satu kamar dengan pelatih Aji. Kami sering berdiskusi. Saya tahu benar bagaimana keinginan dia saat mengambil penyerang asing. Dan pemain yang diambil selalu punya kualitas bagus," ujarnya. []

Berita terkait
Persebaya Vs Persik, Target Poin di Pembukaan Liga 1
Tanpa striker asing, Persik Kediri menargetkan poin di laga perdana Liga 1 2020 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kepindahan Belum Pasti, Persebaya Tak Mainkan Abduh
Kepindahan bek Abduh Lestaluhu ke Persebaya Surabaya belum pasti sehingga pelatih Aji Santoso tidak akan menurunkannya di laga perdana Liga 2020.
Lupakan Piala Gubernur, Persik Siap Hadapi Persebaya
Persik Kediri sudah melupakan kegagalan di Piala Gubernur Jatim 2020. Tim sepenuhnya fokus menghadapi Persebaya Surabaya di laga perdana Liga 1.
0
Verifikasi MBR, Alasan Risma Belum Salurkan Bansos
Saat ini sudah 65.925 KK yang sudah diverifikasi oleh Pemkot Surabaya untuk nantinya mendapatkan Bansos dari Kemensos.